Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Optimalisasi Penugasan Kerja Perawat di Poliklinik Rumah Sakit Pekanbaru Medical Centre Tahun 2024 Anggy Vidian; Hetty Ismainar; Awaliyah Ulfah
Jurnal Syntax Admiration Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Syntax Admiration
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jsa.v6i1.2002

Abstract

Optimal work assignment is one of the keys in improving the quality of services in hospitals, especially in polyclinics which are often the main door to health services. This study aims to analyze and optimize the work assignment of nurses at the Pekanbaru Medical Centre Hospital Polyclinic in 2024. With a quantitative descriptive approach, data was collected through direct observation, interviews with nurses, and workload analysis using the Workload Indicator of Staffing Need (WISN) method. The results of the study showed that there was an imbalance in the workload between nurses which had an impact on service efficiency and patient satisfaction levels. Optimization is carried out by implementing workload redistribution based on the analysis of the needs of nurses, nurses, and polyclinic operating hours. The implementation of this strategy has succeeded in increasing work efficiency by 15% and patient satisfaction has increased by up to 20% compared to the previous year. This study provides practical recommendations for hospital management to improve nurse performance and service quality in a sustainable manner.
Analisis Manajemen Pengelolaan Linen di Instalasi Laundry RSUD Rokan Hulu Tahun 2025 Hendra Deswita; Syafrani Syafrani; Hetty Ismainar
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 3 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v5i3.638

Abstract

Pengelolaan linen merupakan bagian penting dalam sistem pelayanan penunjang rumah sakit yang berkontribusi terhadap mutu pelayanan, keselamatan pasien, serta upaya Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI). Pengelolaan linen yang tidak sesuai standar berpotensi menyebabkan Healthcare Associated Infections (HAIs), menurunkan kualitas pelayanan, serta meningkatkan risiko kontaminasi silang di lingkungan rumah sakit. Hasil survei awal di Instalasi Laundry RSUD Rokan Hulu menunjukkan masih ditemukannya linen berbau, bernoda, belum dilakukan penyetrikaan secara optimal, serta adanya ketidaksesuaian pada proses pemilahan dan pencucian linen. Penelitian ini bertujuan menganalisis manajemen pengelolaan linen di Instalasi Laundry RSUD Rokan Hulu Tahun 2025 berdasarkan komponen input, proses, dan output. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Informan berjumlah delapan orang yang terdiri dari Kepala Instalasi Laundry, petugas laundry, Kepala Seksi Penunjang Non Medik, serta perawat. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan telaah dokumen. Analisis data menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi sumber, metode, dan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek input belum optimal ditinjau dari keterbatasan jumlah dan kompetensi sumber daya manusia, belum tersedianya anggaran khusus laundry, keterbatasan sarana dan prasarana, serta implementasi SOP yang belum konsisten. Pada aspek proses ditemukan bahwa fungsi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan telah berjalan namun belum memenuhi standar pengelolaan linen rumah sakit. Pada aspek output masih ditemukan linen berbau, bernoda, dan kusut akibat belum optimalnya proses pencucian dan penyetrikaan. Manajemen pengelolaan linen di Instalasi Laundry RSUD Rokan Hulu belum berjalan optimal pada aspek input, proses, dan output. Diperlukan penguatan sumber daya manusia, penganggaran khusus, perbaikan sarana dan prasarana, peningkatan kepatuhan terhadap SOP, serta penguatan sistem monitoring dan evaluasi untuk meningkatkan mutu pelayanan laundry rumah sakit.