Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Komunikasi Kampanye Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu Pada Peningkatan Pengguna Qris di Provinsi Bengkulu Maria Ulva; Dhanurseto Hadiprashada; Mas Agus Firmansyah
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 10 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v4i10.2965

Abstract

Bank Indonesia selaku Bank Sentral memiliki tujuan tunggal, yaitu untuk mencapai dan memelihara kestabilan nilai Rupiah. Dalam mencapai tujuan tersebut, Bank Indonesia mengelola tiga pilar utama yaitu menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter, mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran, dan menjaga stabilitas sistem keuangan. Salah satu blueprint dari kelancaran sistem pembayaran tahun 2025 sampai dengan 2030 adalah digitalisasi pembayaran yang dirancang sebagai upaya untuk dapat pulih bersama dan membangun ekonomi berkelanjutan, dimana manfaatnya dapat dirasakan oleh setiap lapisan masyarakat. QRIS merupakan salah satu bentuk percepatan digitalisasi pembayaran yaitu standarisasi sistem pembayaran menggunakan QR core yang menyatukan berbagai QR code yang telah digunakan oleh para Penyedia Jasa Sistem Pembayaran (PJSP). QRIS dikembangkan agar transaksi digital menggunakan QR code yang dilakukan dapat dilakukan dengan lebih mudah, cepat, dan terjaga keamanannya. Penggunaan QRIS dapat meningkatkan penerimaan pembayaran nontunai di masyarakat secara lebih efektif. Perluasan digitalisasi pembayaran yang dilaksanakan Bank Indonesia salah satunya melalui kampanye QRIS. Kantor Bank Indonnesia Provinsi Bengkulu menjalankan program berupa aktivitas kampanye QRIS yang efektif sebagai sarana perluasan pengguna di Provinsi Bengkulu.
The Digitalization Phenomenon in the Yogyakarta Omah Cangkem (OCM) and the 4 Suku Menanti Community in Bengkulu Dhanurseto Hadiprashada; Kundori Kundori
Journal of Information Technology and Its Utilization Vol 8 No 2 (2025): December 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Multi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56873/jitu.8.2.6067

Abstract

Behind the improvement brought by digital media, various challenges have also emerged. Phenomena such as the spread of fake news (hoaxes), digital privacy, and societal polarization have become issues that often arise along with the rapid growth of this media. This study aims to discuss the digitalization of community works and products in the development of tourist villages in DI. Yogyakarta and Bengkulu Province. The research method used is a qualitative approach with data collection techniques through in-depth interviews, participatory observation, and focus group discussions. Research informants include stakeholders related to the development of tourist villages, community leaders, and related local government officials. Data were analyzed using a thematic approach. This study found that the increase in documentation of cultural activities (works) and community products in the form of audio visuals (digital) in the development of tourist villages continues to be carried out. The process of developing a tourism village is carried out by effectively digitizing works and products by the surrounding community. The effectiveness of the activities carried out by each community has an impact on the development of existing tourism villages. This is what then gave rise to the integration of community-based tourism village development models.