Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Efektivitas Model Pembelajaran Inkuiri Dalam Pengenalan Simbol-Simbol Menggunakan Pendekatan Aktif Dan Eksploratif Nurul Hidayah
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 2 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i2.2330

Abstract

Pengenalan simbol-simbol negara merupakan aspek penting dalam pendidikan kewarganegaraan, namun banyak siswa masih kurang memahami makna dan signifikansi simbol tersebut, sehingga diperlukan pendekatan yang lebih efektif untuk meningkatkan pemahaman siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengimplementasikan model pembelajaran berbasis inkuiri yang dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap simbol-simbol negara melalui pendekatan yang aktif dan eksploratif. Model pembelajaran ini dirancang untuk melibatkan siswa secara langsung dalam proses pembelajaran, mendorong mereka untuk bertanya dan mengeksplorasi, sehingga diharapkan mereka dapat memahami simbol-simbol negara secara lebih mendalam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian tindakan kelas, populasi terdiri dari siswa kelas X di sebuah sekolah menengah, dengan sampel diambil dari dua kelas yang berbeda. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen hasil penelitian siswa, kemudian dianalisis secara deskriptif untuk mengidentifikasi peningkatan pemahaman siswa dan keterlibatan mereka dalam proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran berbasis inkuiri efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa tentang simbol-simbol negara, di mana siswa dari berbagai tingkat kemampuan menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kemampuan berpikir kritis dan keterampilan penelitian. Dengan demikian, model pembelajaran berbasis inkuiri berhasil menciptakan pengalaman belajar yang bermakna dan meningkatkan pemahaman siswa terhadap simbol-simbol negara. Model ini dapat dikembangkan lebih lanjut dengan mengintegrasikan teknologi pembelajaran serta memperluas cakupan materi ke aspek-aspek kebangsaan lainnya, sehingga dapat memberikan dampak yang lebih luas dalam pendidikan kewarganegaraan.
The Role of Zero Waste Learning Classes in Shaping Environmental Behavioral Change and Collective Identity Nurul Hidayah; Mohammad Masykuri; Feti Fatimatuzzahroh
Environmental Pollution Journal Vol. 6 No. 1: April 2026
Publisher : ECOTON: Ecological Observation and Wetlands Conservation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58954/epj.v6i1.453

Abstract

This study analyzes the role of the Zero Waste Learning Class (Kelas Belajar Zero Waste/BZW) in shaping environmental behavior change and collective identity through community-based environmental education. A qualitative phenomenological approach was employed to explore the lived experiences of 14 BZW alumni as part of a grassroots sustainability movement. Data were collected through in-depth interviews, participant observation, and analysis of community documents, and analyzed using thematic analysis guided by the Theory of Planned Behavior, Maslow’s Hierarchy of Needs, and Collective Identity Theory. The findings show that participation in BZW promotes gradual and sustained pro-environmental behavior change, influenced by positive attitudes toward zero waste practices, strengthened community social norms, and increased perceived behavioral control through practical learning processes. This process also fosters a shift in motivation and values from individual concern to collective ecological responsibility. The study concludes that the Zero Waste Learning Class functions as a transformative learning environment that contributes to the development of ecological citizenship at the community level.
Efektivitas Model Pembelajaran Inkuiri Dalam Pengenalan Simbol-Simbol Menggunakan Pendekatan Aktif Dan Eksploratif Nurul Hidayah
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 2 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i2.2330

Abstract

Pengenalan simbol-simbol negara merupakan aspek penting dalam pendidikan kewarganegaraan, namun banyak siswa masih kurang memahami makna dan signifikansi simbol tersebut, sehingga diperlukan pendekatan yang lebih efektif untuk meningkatkan pemahaman siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengimplementasikan model pembelajaran berbasis inkuiri yang dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap simbol-simbol negara melalui pendekatan yang aktif dan eksploratif. Model pembelajaran ini dirancang untuk melibatkan siswa secara langsung dalam proses pembelajaran, mendorong mereka untuk bertanya dan mengeksplorasi, sehingga diharapkan mereka dapat memahami simbol-simbol negara secara lebih mendalam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian tindakan kelas, populasi terdiri dari siswa kelas X di sebuah sekolah menengah, dengan sampel diambil dari dua kelas yang berbeda. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen hasil penelitian siswa, kemudian dianalisis secara deskriptif untuk mengidentifikasi peningkatan pemahaman siswa dan keterlibatan mereka dalam proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran berbasis inkuiri efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa tentang simbol-simbol negara, di mana siswa dari berbagai tingkat kemampuan menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kemampuan berpikir kritis dan keterampilan penelitian. Dengan demikian, model pembelajaran berbasis inkuiri berhasil menciptakan pengalaman belajar yang bermakna dan meningkatkan pemahaman siswa terhadap simbol-simbol negara. Model ini dapat dikembangkan lebih lanjut dengan mengintegrasikan teknologi pembelajaran serta memperluas cakupan materi ke aspek-aspek kebangsaan lainnya, sehingga dapat memberikan dampak yang lebih luas dalam pendidikan kewarganegaraan.