Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Fungsi Bangunan dan Aktivitas Pendukung Terhadap Perkembangan Koridor Jalan Gajah Mada, Denpasar Yunita Laura Vianthi; Widiastuti
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 1 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i1.2421

Abstract

Setelah dilakukan revitalisasi koridor oleh Pemerintah Kota Denpasar pada akhir tahun 2021, terjadi peningkatan fungsi bangunan yang ditandai dengan perubahan dan penambahan fungsi bangunan serta munculnya aktivitas pendukung di sepanjang Jl. Gajah Mada, Denpasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh fungsi bangunan dan aktivitas pendukung terhadap perkembangan koridor tersebut. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif deskriptif dengan studi korelasi, menggunakan teknik analisis uji SEM-PLS dan didukung oleh analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi bangunan dan aktivitas pendukung berpengaruh terhadap perkembangan koridor Jl. Gajah Mada, baik secara parsial maupun simultan, dengan kontribusi sebesar 59%. Secara rinci, nilai t-statistics yang diperoleh adalah 33,628 untuk aspek fisik, 61,542 untuk aspek ekonomi, dan 27,667 untuk aspek sosial budaya. Meskipun pengaruh dari masing-masing variabel bervariasi, variabel yang paling berpengaruh terhadap perkembangan koridor adalah aspek ekonomi dari aktivitas komersial.
Analisis Desain Bangunan Kafe Berbasis Adaptasi Alam: Studi Kasus WYAH, Ubud Ni Putu Yunita Laura Vianthi; Widiastuti
Jurnal Anala Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal Anala
Publisher : Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46650/anala.13.2.1730.38-51

Abstract

Perkembangan industri pariwisata dan kesadaran akan keberlanjutan lingkungan mendorong pertumbuhan kafe dengan konsep desain yang responsif terhadap alam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip arsitektur bioklimatik, adaptasi alam, dan desain adaptif pada bangunan WYAH Art and Creative Space di Ubud, Bali. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi kasus tunggal, meliputi observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi selama periode Maret-Juli 2025. Objek penelitian terdiri dari lima massa poligon bangunan kafe yang dirancang oleh PSA Studio dengan mempertahankan 100% pohon eksisting dan mengikuti kontur alami tapak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa WYAH berhasil menerapkan keempat prinsip arsitektur bioklimatik (solar control, natural ventilation, thermal mass, dan daylighting) dengan tingkat implementasi 95-100%. Penerapan adaptasi alam tercapai melalui responsive form terhadap topografi, material integration menggunakan bahan lokal seperti sirap kayu ulin, ecosystem preservation tanpa penebangan pohon, dan symbiotic relationship antara bangunan dan lingkungan. Desain adaptif diimplementasikan melalui spatial flexibility dengan lima massa modular, environmental responsiveness terhadap perubahan iklim, social integration untuk berbagai kegiatan komunitas, dan technological integration yang fleksibel. Penelitian ini membuktikan bahwa pendekatan arsitektur yang responsif terhadap alam tidak hanya meningkatkan efisiensi energi hingga 100% untuk pendinginan dan 90% untuk pencahayaan, tetapi juga menciptakan pengalaman spasial yang unik dan harmonis antara manusia, ruang, dan alam.