Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Traditional Leaders' Communication Strategies in Fostering Harmony Through the Selamat Kampong Tradition in Belitung Nurul Aulia Rahmani; Iman Sumarlan
Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jist.v6i1.8895

Abstract

Selamat kampong is a tradition or custom that has been passed down from generation to generation and is carried out in every village in Belitung. Selamat kampong is not only an annual routine tradition in Aik Rayak Village, Belitung Regency, but the implementation of this event contains several aspects such as traditions, approaches, and communication strategies. This study aims to find out how the communication strategy of traditional leaders creates a sense of peace in the tradition of surviving the village in Aik Rayak Village, Tanjungpandan District, Belitung Regency. This study uses a qualitative method with a descriptive approach. The results of the study show that traditional leaders use persuasive communication with 3 persuasive communication strategies: (1) Psychodynamic strategies, involving the community and the younger generation, and evoking emotions through joint prayer to foster a sense of responsibility and increase togetherness. (2) Sociocultural strategy, namely collaborating with LAM (Malay Customary Institution) and implementing Islamic culture to create a sense of peace. (3) The meaning construction strategy, which is the provision of knowledge on understanding traditional values and cultural identity to strengthen solidarity between village communities. This study concludes that the communication strategy of traditional leaders plays an important role in maintaining cultural traditions and stability in Aik Rayak Village.
Media Sosial Tiktok dan Dinamika Gaya Komunikasi Remaja Puji Wulandari; Iman Sumarlan
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 4 (2026): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v5i4.7711

Abstract

Di era digital, media sosial telah menjadi ruang penting bagi remaja untuk berinteraksi, mengekspresikan diri, dan membentuk identitas sosial. Di antara berbagai platform yang berkembang, TikTok menjadi salah satu media yang paling populer karena format video pendek, tren viral, dan sistem algoritmanya yang berpotensi memengaruhi cara remaja berkomunikasi dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan media TikTok terhadap gaya komunikasi remaja di era digital, khususnya pada siswa kelas XI dan XII SMA Negeri 5 Yogyakarta. Permasalahan penelitian berfokus pada bagaimana intensitas penggunaan TikTok membentuk perubahan komunikasi verbal dan nonverbal remaja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus melalui teknik wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TikTok memengaruhi gaya komunikasi verbal melalui penggunaan bahasa gaul, istilah viral, serta gaya bicara yang lebih singkat dan cepat. Selain itu, terjadi perubahan komunikasi nonverbal berupa peniruan ekspresi wajah, gesture, dan gaya komunikasi yang lebih performatif. Paparan konten yang intensif dan berulang, didukung oleh sistem algoritma TikTok, mendorong internalisasi pola komunikasi tertentu yang kemudian dianggap sebagai norma dalam pergaulan remaja. Penelitian ini menyimpulkan bahwa TikTok berperan sebagai media yang mengultivasi gaya komunikasi baru yang lebih ekspresif, simbolik, dan berorientasi pada tren digital, sehingga membentuk identitas sosial remaja dalam lingkungan komunikasi modern.