Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Rutinan Istighosah Ratib Al-Haddad Terhadap Peningkatan Kerukunan Pada Anggota Pokja Jaya Agung di Kecamatan Pragaan Kabupaten Sumenep Faieshal Mujtaba; A.Tajib
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 1 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v3i1.874

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh rutinan istighosah Rotib Al-Haddad terhadap peningkatan kerukunan masyarakat. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan penelitian kuantitaitf dengan dua variabel yakni variabel X (rutinan istighosah Rotib Al-Haddad) dan variabel Y (kerukunan masyarakat). Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa terdapat pengaruh pada rutinan istighosah Ratib Al-Haddad terhadap peningkatan kerukunan masyarakat Pokja Jaya Agung Kecamatan Pragaan Kabupaten Sumenep, hal ini dibuktikan dengan hasil wawancara dengan pimpinan yang menyatakan bahwa kegiatan rutinan istighosah Ratib Al-Haddad dapat mempererat tali silaturrahmi antar masyarakat. Hal tersebut juga didukung dengan uji T, yang menghasilkan nilai signifikan yang berarti bahwa rutinan istighosah Ratib Al-Haddad berpengaruh signifikan terhadap peningkata kerukunan masyarakat. Selain uji T, hasil uji determinasi juga menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara rutinan istighosah Ratib Al-Haddad terhadap peningkatan kerukunan masyarakat yaitu dengan persentase pengaruh sebesar 38,3%. Dari hasil uji statistik dengan menggunakan SPSS dapat disimpulkan bahwa rutinan istighosah Rotib Al-Haddad berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kerukunan masyarakat. Hal ini dibuktikan dengan Uji T Parsial yang menghasilkan nilai signifikansi yakni 0,000 lebih kecil dari 0,05, dan hasil Uji Determinasi yang menghasilkan nilai Adjusted R Square sebesar 38,3%, yang berarti bahwa rutinan istighosah Rotib Al-Haddad 38,3% berpengaruh terhadap peningkatan kerukunan masyarakat dan sisanya sebesar 61,7% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti oleh peneliti