Dwi Budiarto
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

TANTANGAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI ERA MODERN DALAM PENGGUNAAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) Dwi Budiarto; Syamsiani
Al-Wihdah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 2 (2024): Al-Wihdah: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : LPPM STIT Nurussalam OKU Timur. Sidogede, Kec. Belitang, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan 32382

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65095/al-wihdah.v2i2.218

Abstract

Abstract In the modern era, the use of Artificial Intelligence (AI) technology has become an integral part of Islamic Religious Education (Pendidikan Agama Islam; PAI)learning. However, PAI teachers face many challenges in using AI. The article was prepared using a qualitative approach and library research type of research. The article’s findings are divided into three. First, PAI teachers are required to carry out their roles as Mudarris, Mu'allim, Mu'addib and Murabbi. Second, AI has an important role in PAI learning, such as making it easier for teachers and students to access information. Third, there are six types of challenges for PAI teachers in using. AI, namely digital literacy problems, lack of facilities and infrastructure, lack of preparation, problems related to ethics, theological problems and educational interaction problems. Therefore, PAI teachers are required to overcome these various challenges, so that the use of AI really has a positive impact on PAI learning. Keyword: Artificial Intelligence, PAI Teachers, Modern Era.Abstrak Di era modern penggunaan teknologi Artificial Intelligence (AI) telah menjadi bagian integral dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Namun, guru PAI menghadapi banyak tantangan dalam penggunaan AI. Penelitian ini disusun menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian studi pustaka. Temuan artikel dibagi menjadi tiga. Pertama, guru PAI dituntut menjalankan peranannya sebagai Mudarris, Mu’allim, Mu’addib dan Murabbi. Kedua, AImemiliki peran penting dalam pembelajaran PAI, seperti mempermudah guru dan siswa untuk mengakses informasi. Ketiga, ada enam jenis tantangan guru PAI dalam penggunaan AI, yAItu problem literasi digital, minimnya sarana-prasarana, kurangnya persiapan, problem terkAIt etika, problem teologis dan problem. Kata kunci: Guru PAI, Pendidikan Agama Islam, Era Modern.
EVALUASI PROGRAM PENDIDIKAN ISLAM MELALUI MANAJEMEN SEKOLAH Dwi Budiarto; Syamsiani
Al-Wihdah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 1 (2025): Al-Wihdah: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : LPPM STIT Nurussalam OKU Timur. Sidogede, Kec. Belitang, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan 32382

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65095/al-wihdah.v3i1.165

Abstract

Abstract Islamic education plays a vital role in shaping religious, ethical, and knowledgeable generations. However, the effectiveness of Islamic education programs is closely related to the capacity of school management in planning, implementing, and evaluating activities comprehensively. This study aims to analyze the role of school management in evaluating Islamic education programs by exploring evaluation concepts, models, and managerial functions of principals. Using a descriptive qualitative approach through literature review and interviews with five education practitioners, the findings reveal that most schools still emphasize academic achievement, while spiritual and character development are often neglected. Schools with strong managerial leadership demonstrate more structured evaluation systems, including reflective meetings and the use of behavioral rubrics, which positively impact students’ Islamic character formation. The study concludes that professional school management is crucial in institutionalizing evaluation as a continuous quality improvement process, emphasizing both learning outcomes and internal processes that nurture students’ Islamic values. Keywords: Islamic education, program evaluation, school management, CIPP model, character building. Abstrak Pendidikan Islam berperan penting dalam membentuk generasi yang religius, beretika, dan berpengetahuan. Namun, efektivitas program pendidikan Islam sangat dipengaruhi oleh kapasitas manajemen sekolah dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi kegiatan secara menyeluruh. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran manajemen sekolah dalam evaluasi program pendidikan Islam melalui kajian konsep evaluasi, model evaluasi, serta fungsi manajerial kepala sekolah. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi pustaka dan wawancara terhadap lima praktisi pendidikan, temuan menunjukkan bahwa sebagian besar sekolah masih menekankan pada capaian akademik, sementara dimensi spiritual dan karakter belum dievaluasi secara optimal. Sekolah dengan kepemimpinan manajerial yang kuat memiliki sistem evaluasi yang lebih terstruktur, seperti forum reflektif rutin dan penggunaan rubrik observasi perilaku, yang berdampak positif terhadap pembentukan karakter Islami siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen sekolah yang profesional berperan penting dalam 32 melembagakan evaluasi sebagai proses perbaikan mutu berkelanjutan dengan menekankan pada hasil pembelajaran sekaligus proses internal yang menumbuhkan nilai-nilai Islami siswa. Kata kunci: pendidikan Islam, evaluasi program, manajemen sekolah, model CIPP, pembentukan karakter.