Gayatri, Dewi
Fakultas Ilmu Keperawatan, Universitas Indonesia, Depok

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Layanan Navigator Pasien Kanker untuk Meningkatkan Kualitas Perawatan, Akses Pengobatan dan Keberdayaan Pasien secara Holistik Ratnawati, Ika; Nuraini, Tuti; Hargiana, Giur; Gayatri, Dewi
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 16, No 1 (2025): Januari-Maret 2025
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf16164

Abstract

Cancer is a chronic disease with high incidence and mortality rates, so it requires comprehensive treatment. One approach that can be developed is a cancer patient navigator service to guide and support patients during treatment. The purpose of this study was to determine the impact of cancer patient navigator services on various patient outcomes. This study was a systematic review using the PRISMA protocol with article searches through nine databases, namely EBSCO, PubMed, ScienceDirect, and Scopus, using the Medical Subject Headings (MeSH) method and keywords related to cancer and patient navigation. Inclusion criteria included randomized controlled trial studies, quasi-experimental studies, and observational studies. The results of the review showed that of the 13 articles analyzed using the Joanna Briggs Institute tools and the Critical Appraisal Skills Programme (CASP) tools to ensure validity and methodological quality, patient navigator services significantly had a positive effect on various patient outcomes, such as increased satisfaction, decreased anxiety, increased medication adherence, and quality of life for cancer patients. Thus, it could be concluded that patient navigator services have proven effective in improving patient outcomes, so they need to be developed and implemented widely and integrated into a patient-centered care model.Keywords: cancer; quality of life; patient navigator; patient outcome ABSTRAK                       Kanker merupakan penyakit kronis dengan angka kejadian dan kematian yang tinggi, sehingga membutuhkan penanganan secara menyeluruh. Salah satu pendekatan yang bisa dikembangkan adalah layanan navigator pasien kanker dalam rangka memandu dan mendukung pasien selama perawatan. Tujuan dari studi ini adalah untuk mengetahui dampak layanan navigator pasien kanker terhadap berbagai outcomes pasien. Studi ini merupakan tinjauan sistematik menggunakan protokol PRISMA dengan pencarian artikel melalui sembilan basis data yaitu EBSCO, PubMed, ScienceDirect, dan Scopus, menggunakan metode Medical Subject Headings (MeSH) dan kata kunci terkait kanker serta navigasi pasien. Kriteria inklusi mencakup studi randomized controlled trial, studi eksperimental kuasi, dan studi observasional. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa dari 13 artikel yang dianalisis dengan menggunakan the Joanna Briggs Institute tools dan Critical Appraisal Skills Programme (CASP) tools untuk memastikan validitas dan kualitas metodologinya, layanan navigator pasien secara signifikan memberikan pengaruh positif terhadap berbagai outcomes pasien, seperti peningkatan kepuasan, penurunan kecemasan, peningkatan kepatuhan pengobatan, dan kualitas hidup pasien kanker. Dengan demikian bisa disimpulkan bahwa  layanan navigator pasien terbukti efektif untuk meningkatkan outcomes pasien, sehingga perlu dikembangkan dan diimplementasikan secara luas serta diintegrasikan dalam model perawatan berpusat pada pasien.Kata kunci: kanker; kualitas hidup; navigator pasien; outcome pasien
Self-Hypnosis Berbasis Extended Reality Efektif untuk Mengurangi Ansietas dan Stres pada Pasien Kanker yang Menjalani Kemoterapi Putri, Tissa Aulia; Gayatri, Dewi; Pujasari, Hening; Nurani, Tuti; Sari, Uti Nilam; Mulyawan, Tara Mudita
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 16, No 1 (2025): Januari-Maret 2025
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf16145

Abstract

Cancer is a non-communicable disease with a rapidly increasing prevalence, accounting for nearly half of global cases, particularly in Asia. Chemotherapy often causes psychological distress, such as anxiety, depression, and a decreased quality of life. Complementary therapies, including music, yoga, spiritual practices, and hypnotherapy, have shown potential in addressing these challenges. The aim of this study was to evaluate the effectiveness of extended reality-based self-hypnosis in reducing psychological distress and improving quality of life in cancer patients undergoing chemotherapy. This study used a randomized controlled trial design involving 60 cancer patients undergoing chemotherapy. The intervention group received extended reality-based self-hypnosis for 12 minutes daily for a week, while the control group received standard care. Psychological status was assessed using the Depression Anxiety Stress Scale (DASS-21). The analysis showed that extended reality-based self-hypnosis therapy significantly reduced anxiety and stress scores (p <0.05). However, there was no significant reduction in depression (p >0.05). Furthermore, it was concluded that extended reality-based self-hypnosis is effective in reducing anxiety and stress in cancer patients.Keywords: cancer; extended reality; psychological problems; self-hypnosis        ABSTRAK Kanker adalah penyakit tidak menular dengan prevalensi yang meningkat pesat, mendominasi hampir setengah dari kasus global, terutama di Asia. Kemoterapi sering menyebabkan gangguan psikologis, seperti ansietas, depresi, dan penurunan kualitas hidup. Terapi komplementer, termasuk musik, yoga, praktik spiritual, dan hipnoterapi, telah menunjukkan potensi dalam mengatasi tantangan ini. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi efektivitas self-hypnosis berbasis extended reality dalam mengurangi tekanan psikologis dan meningkatkan kualitas hidup pada pasien kanker yang menjalani kemoterapi. Desain penelitian ini adalah Randomized Controlled Trial dengan melibatkan 60 pasien kanker yang menjalani kemoterapi. Kelompok intervensi menerima self-hypnosis berbasis extended reality selama 12 menit setiap hari selama seminggu dan kelompok kontrol menerima perawatan standar. Status psikologis dinilai menggunakan Depression Anxiety Stress Scale (DASS-21). Hasil analisis menunjukkan bahwa terapi self-hypnosis berbasis extended reality secara signifikan dapat menurunkan skor ansietas dan stres dengan dilai p <0,05. Namun, tidak terdapat penurunan signifikan untuk depresi (nilai p >0,05). Selanjutnya disimpulkan bahwa self-hypnosis berbasis extended reality efektif untuk menurunkan ansietas dan stress pada pasien kanker.Kata kunci: kanker; extended reality; masalah psikologis: self-hypnosis
Latihan Baduanjin untuk Meningkatkan Kesehatan Fisik, Psikologis, dan Kualitas Hidup Pasien Kanker Utami, Fadhilah Rizka; Gayatri, Dewi; Allenidekania, Allenidekania; Nuraini, Tuti
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 16, No 4 (2025): Oktober-Desember 2025
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf16435

Abstract

Cancer patients often experience physical and psychological symptoms such as fatigue, sleep disturbances, anxiety, and decreased quality of life. The limitations of pharmacological therapy have prompted the development of non-pharmacological interventions such as Baduanjin exercise. The purpose of this study was to evaluate the effects of Baduanjin exercise on the physical and psychological well-being of cancer patients. This study was a literature review. A literature search was conducted in PubMed, ScienceDirect, Cochrane, Taylor and Francis, and Sage Journals, yielding an initial result of 273 articles, with 15 studies meeting the inclusion criteria after screening. The study results indicated that Baduanjin consistently provides benefits in reducing fatigue, improving sleep quality, enhancing physical and cognitive function, and supporting psychological health, all of which impact the quality of life of cancer patients. In conclusion, Baduanjin is a simple, safe, and adaptive exercise with the potential to be integrated into nursing practice as a complementary intervention.Keywords: cancer; baduanjin; quality of life; physical aspects; psychological aspects ABSTRAK Pasien kanker sering mengalami gejala fisik dan psikologis seperti kelelahan, gangguan tidur, kecemasan dan penurunan kualitas hidup. Keterbatasan terapi farmakologis mendorong berkembangnya intervensi nonfarmakologis seperti latihan Baduanjin. Tujuan studi ini adalah mengevaluasi efek latihan Baduanjin terhadap kondisi fisik dan psikologis pada pasien kanker. Studi ini merupakan tinjauan literatur. Pencarian literatur dilakukan pada PubMed, ScienceDirect, Cochrane, Taylor and Francis, dan Sage Journal, dengan hasil awal 273 artikel, dan 15 studi memenuhi kriteria inklusi setelah proses penyaringan. Hasil studi menunjukkan bahwa Baduanjin konsisten memberikan manfaat dalam menurunkan kelelahan, memperbaiki kualitas tidur, meningkatkan fungsi fisik dan kognitif, serta mendukung kesehatan psikologis yang berdampak pada peningkatan kualitas hidup pasien kanker. Sebagai kesimpulan, Baduanjin berupakan latihan sederhana, aman, dan adaptif yang berpotensi diintegrasikan dalam praktik keperawatan sebagai intervensi komplementer.Kata kunci: kanker; baduanjin; kualitas hidup; aspek fisik; aspek psikologis