Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

MODEL SIMULASI PENGELOLAAN AIR PADA EMBUNG KECIL MANULAI II Pentewati, Priseila; Seran, Sri Santi Leoporda Maria Fatima; Takeleb, Aderita Mariana; Taa, Peregrinus Dhae Siga
Eternitas: Jurnal Teknik Sipil Vol 4 No 1 (2024): ETERNITAS: Jurnal Teknik Sipil, Vol 4, No 1 Oktober 2024
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Katolik Widya Mandira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30822/eternitas.v4i1.4230

Abstract

Embung Kecil Manulai II is one of the air storage infrastructures that plays an important role in supporting air needs in the community area of Kupang Regency, East Nusa Tenggara Province. This study aims to turn on the reservoir's storage capacity, analyze the potential to provide air needs, and identify gaps in its management. The methods used include hydrological data collection, analysis of the mainstay discharge, and simulation of storage capacity using hydrological software. The results of the study indicate that Embung Kecil Manulai II is able to accommodate air up to a certain maximum capacity to meet irrigation and domestic needs, especially during the rainy season. However, during the dry season, water availability tends to decrease significantly, so more optimal management is needed, including the use of rainwater harvesting technology and strengthening community participation. The simulation model developed provides an overview of the reservoir's performance projections in various climate scenarios and future air needs. This study is expected to be the basis for planning effective and sustainable water resource management in the region.
Analisis Kerusakan Jalan Menggunakan Metode Surface Distress Index (SDI) Pada Ruas Jalan Fektor Funay di Kota Kupang Costa, Eldo Marlino Fransisco da; Pentewati, Priseila
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 6 No. 8 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v6i8.8570

Abstract

Pertumbuhan pembangunan infrastruktur jalan di Indonesia menuntut adanya evaluasi kondisi jalan yang komprehensif sebagai dasar pemeliharaan dan peningkatan kualitas layanan transportasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kerusakan ruas Jalan Fektor Funay di Kota Kupang sepanjang 2,4 km dengan menggunakan metode Surface Distress Index (SDI) serta memetakan distribusi kerusakan menggunakan perangkat lunak ArcGIS. Metode SDI dipilih karena merupakan standar nasional yang menilai kondisi jalan berdasarkan jenis dan tingkat keparahan kerusakan permukaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 58% (1,4 km) dari total panjang jalan berada pada kategori baik dengan kerusakan minimal, sementara 42% (1,0 km) berada pada kategori sedang dengan indikasi retak sedang, lubang berjumlah sedang, dan deformasi ringan. Tidak ditemukan ruas jalan dengan kategori rusak ringan maupun rusak berat, sehingga kondisi keseluruhan jalan masih tergolong layak. Rekomendasi teknis difokuskan pada pemeliharaan rutin dan berkala untuk mencegah peralihan kondisi menuju kerusakan struktural yang lebih parah dan berbiaya tinggi. Kontribusi penelitian ini tidak hanya memberikan gambaran kondisi aktual ruas Jalan Fektor Funay, tetapi juga membuka peluang pengembangan di masa depan melalui integrasi SDI, GIS, dan teknologi prediktif berbasis big data serta machine learning untuk mendukung strategi pemeliharaan jalan yang lebih efisien, tepat sasaran, dan berkelanjutan.
Analisis Kerusakan Jalan Menggunakan Metode Surface Distress Index (SDI) Pada Ruas Jalan Fektor Funay di Kota Kupang Costa, Eldo Marlino Fransisco da; Pentewati, Priseila
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 6 No. 8 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v6i8.8570

Abstract

Pertumbuhan pembangunan infrastruktur jalan di Indonesia menuntut adanya evaluasi kondisi jalan yang komprehensif sebagai dasar pemeliharaan dan peningkatan kualitas layanan transportasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kerusakan ruas Jalan Fektor Funay di Kota Kupang sepanjang 2,4 km dengan menggunakan metode Surface Distress Index (SDI) serta memetakan distribusi kerusakan menggunakan perangkat lunak ArcGIS. Metode SDI dipilih karena merupakan standar nasional yang menilai kondisi jalan berdasarkan jenis dan tingkat keparahan kerusakan permukaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 58% (1,4 km) dari total panjang jalan berada pada kategori baik dengan kerusakan minimal, sementara 42% (1,0 km) berada pada kategori sedang dengan indikasi retak sedang, lubang berjumlah sedang, dan deformasi ringan. Tidak ditemukan ruas jalan dengan kategori rusak ringan maupun rusak berat, sehingga kondisi keseluruhan jalan masih tergolong layak. Rekomendasi teknis difokuskan pada pemeliharaan rutin dan berkala untuk mencegah peralihan kondisi menuju kerusakan struktural yang lebih parah dan berbiaya tinggi. Kontribusi penelitian ini tidak hanya memberikan gambaran kondisi aktual ruas Jalan Fektor Funay, tetapi juga membuka peluang pengembangan di masa depan melalui integrasi SDI, GIS, dan teknologi prediktif berbasis big data serta machine learning untuk mendukung strategi pemeliharaan jalan yang lebih efisien, tepat sasaran, dan berkelanjutan.
Analysis of Water Availability Potential to Support the Food Estate Program in Central Sumba Regency Pentewati, Priseila; R Daniswara, Damian; Bees, Azarya; Santi L M F Seran, Sri
Jurnal Teknik Pengairan: Journal of Water Resources Engineering Vol. 17 No. 1 (2026): In Press
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.pengairan.2026.017.01.3

Abstract

This study evaluates the potential of water resources to support the Food Estate (FE) program in Central Sumba, a semi-arid region in East Nusa Tenggara, Indonesia, where water scarcity and uneven distribution present major challenges for agricultural expansion. An integrative methodological framework was applied by combining dependable discharge analysis (Q80), calibrated satellite rainfall data, and multi-criteria prioritization using the Analytical Hierarchy Process (AHP). Calibration of GPM rainfall against ground observations improved input accuracy for hydrological modeling, while the Q80 analysis identified reliable sources, such as the Palamedo and Waiwakaka rivers and the Waikasoruk spring. Spatial prioritization revealed distinct zone characteristics: FE.1 as the core area with dependable flows, FE.2 as a buffer with moderate but seasonal resources requiring incremental interventions, and FE.3 as a resilience zone constrained by hard rock lithology, steep slopes, and high infiltration, demanding targeted measures such as catchment management and groundwater exploration. The findings provide practical policy guidance for staged Food Estate implementation, emphasizing small-scale infrastructure upgrades, adaptive water management, and zone-specific interventions that align with national food security objectives. While the framework proves effective in data-scarce environments, limitations remain in medium-term rainfall calibration and in limited discharge records, suggesting the need for future research on climate change impacts, long-term monitoring, and demand-supply scenario analysis.