Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SOCIAL MEDIA UTILISATION AS MEDIA LEARNING TOURISM ENGLISH IN THE THIRD SEMESTER OF SRIWIJAYA STATE POLYTECHNIC Mutia Nasution
Prosiding Temu Ilmiah Nasional Guru Vol. 16 (2024): TING XVI 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana media sosial digunakan dalam pembelajaran Bahasa Inggris Pariwisata 2 di Semester 3 Program Studi Usaha Perjalanan Pariwisata Politeknik Negeri Sriwijaya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif yang berfokus pada studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipan, wawancara mendalam, dan analisis isi interaksi media sosial yang berkaitan dengan pembelajaran bahasa Inggris untuk Bahasa Inggris Pariwisata 2. Studi menunjukkan bahwa penggunaan media sosial dalam pembelajaran Bahasa Inggris Pariwisata 2 dapat memperkuat kerjasama antar mahasiswa, meningkatkan keterlibatan aktif, dan memotivasi pembelajaran berbasis proyek. Media sosial memberikan kesempatan bagi pengguna untuk belajar sendiri dan meningkatkan kemampuan berkomunikasi dalam Bahasa Inggris di luar waktu belajar di sekolah. Keterbatasan penelitian termasuk sulitnya mengubah hasil untuk populasi yang lebih besar dan fokus pada Politeknik Negeri Sriwijaya. Penelitian ini penting untuk membuktikan bahwa pendekatan beragam diperlukan dalam pembelajaran Bahasa Inggris Pariwisata 2, termasuk penggunaan jejaring sosial sebagai media pembelajaran.
PELATIHAN PENINGKATAN ENGLISH VOCABULARY BAGI ANAK-ANAK DI PANTI ASUHAN AL-FATIH PALEMBANG Mutia Nasution
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 02 (2024): APRIL 2024
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahasa inggris saat ini masih menjadi isu menarik untuk di bahas. Pertama, pembelajaran Bahasa inggris yang sudah lama diajarkan di Indonesia tidak membuat semua warga Indonesia mampu berbahasa inggris secara lisan ataupun tulisan. Kedua, pembelajaran Bahasa inggris di sekolah dirasa sulit sehingga cenderung hasil pembelajaran yang dihasilkan rendah. Ketiga, kegiatan pembelajaran Bahasa inggris hanya dilakukan di sekolah. Dengan melihat situasi dan kondisi mitra tersebut menjadi alasan kuat PKM (Pengabdian Kepada Masyarakat) ini dilaksanakan karena mereka sangat membutuhkannya. Program ini diharapkan untuk dapat membantu anak-anak di panti asuhan untuk dapat menguasai kosakata bahasa Inggris sebagai penunjang kegiatan belajar mereka di sekolah dan sebagai bekal masa depan mereka. Tim PKM menjadikan Panti Asuhan Al-Fatih sebagai mitra PKM pada periode ini. Mitra dalam program pengabdian masyarakat adalah anak-anak yatim dan piatu di Panti Asuhan Al-Fatih.