Washilah, Wardatul
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penggunaan Sistem Manajemen Informasi untuk Reservasi terhadap Kepuasan Pelanggan Gunes Mom and Baby SPA Washilah, Wardatul
Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences Vol 5 No 2 (2024): Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences: October 2024
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijnhs.v5i2.5864

Abstract

Kemajuan teknologi memegang peran sangat penting dalam berbagai kebutuhan. Berbagai bisnis dan kegiatan harian kini mulai tertaut dengan system manajemen berbasis informasi karena didapatkan banyak orang merasa terbantu dengan adanya kemajuan teknologi yang tidak mengharuskan seseorang bergerak banyak untuk mendapatkan berbagai fasilitas keuntungan dan efisiensi waktu. Keuntungan yang dirasakan oleh pelanggan dalam bertransaksi akan menimbulkan kesesuaian dengan apa yang diharapkan oleh klien sehingga timbul kepuasan terhadap pelayanan yang diberikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas sistem informasi manajemen untuk reservasi bagi pengguna jasa baby spa. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif menggunakan pendekatan cross sectional. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah random sampling dengan jumlah responden 120 responden. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dengan skala linkert . Hasil penelitian terkait kepuasan klien terhadap sistem reservasi pada Klinik Gunes mom and baby spa adalah klien mendukung adanya sistem reservasi sebanyak 86%, klien merasa puas sebanyak 90% dan adanya korelasi antara penggunaan sistem reservasi dengan kepuasan klien (p value <0,005). Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan tentang penggunaan sistem informasi manajemen reservasi dan tingkat kepuasan pelanggan Gunes mom and baby spa di dapatkan kesimpulan sebagai berikut: 1) Sistem informasi reservasi digunakan oleh kebanyakan pelanggan lama yang artinya telah pernah melakukan reservasi sebelumnya. 2). Sistem informasi reservasi dapat menurunkan waktu tunggu, stress bayi, membuat efisiensi waktu dan biaya serta meningkatkankesiapan pelayanan. 3) Sistem informasi manajemen dapat mempengaruhi kepuasan pasien.
Implementation of SDKI, SLKI, and SIKI in Nursing Documentation at Health Centers in Probolinggo Regency Washilah, Wardatul
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 14, No 2 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v14i2.2914

Abstract

  ABSTRAK Permasalahan yang terjadi di Indonesia adalah masih terdapat perawat yang tidak melakukan pendokumentasian proses keperawatan dengan lengkap. Ketidaklengkapan tersebut dapat berdampak pada nilai hukum, komunikasi, pendidikan maupun penelitian. Dokumentasi asuhan keperawatan merupakan suatu kegiatan pencatatan, pelaporan atau merekam suatu kejadian, serta aktifitas yang dilakukan dalam bentuk pemberian pelayanan yang dianggap penting dan berharga. Pendokumentasian dalam keperawatan mencakup informasi lengkap tentang status kesehatan pasien, kegiatan asuhan keperawatan serta respon pasien terhadap asuhan yang diterimanya. Sejak tahun 2017 PPNI selaku asosiasi perawat indonesia telah menetapkan penggunaan SDKI,SLKI dan SIKI sebagai standar asuhan keperawatan yang digunakan oleh perawat seluruh indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis seberapa jauh penerapan SDKI,SLKI dan SIKI selaku standar asuhan keperawatan nasional diterapkan dalam pendokumentasian asuhan keperawatan yang ada di puskesmas kabupaten probolinggo. Penelitian ini menggunakan desain penelitian analitik Deskriptive. Populasinya adalah Dokumentasi keperawatan di Puskesmas Kabupaten Probolinggo dengan dengan menggunakan simple random sampling yang berjumlah 90 rekam medik.hasil yang didapatkan adalah 1. Pengkajian keperawatan telah dilakukan dengan sangat baik terbukti dari penggunaan formulir baku dan data yang aktual serta valid (100%). 2. Diagnosa keperawatan masih belum optimal, karena hanya sebagian kecil perawat yang menyusun diagnosa lengkap (6.7%) dan belum ada yang menyusun diagnosa risiko sesuai format SDKI. 3. Luaran dan intervensi keperawatan sudah menunjukkan kesesuaian dengan masalah keperawatan dan kolaborasi antar profesi, namun penggunaan metode SMART dan scoring masih sangat rendah (33.3% dan 0%). 4. Implementasi keperawatan sebagian besar dilaksanakan dengan baik terutama dalam pencatatan dan kolaborasi, namun masih minim dalam hal edukasi pasien, serta tidak ditemukan pelaksanaan prosedur baku secara konsisten. 5. Evaluasi keperawatan dilakukan secara menyeluruh dan terdokumentasi di semua rekam medis (100%). Kata Kunci : Penerapan, SDKI SLKI dan SIKI, dokumentasi keperawatan