Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pembelajaran alat musik ritmis berbasis Kurikulum Merdeka di SMK Negeri 7 Padang, yang merupakan institusi pendidikan seni pertunjukan dengan latar belakang budaya Minangkabau. Latar belakang permasalahan mencakup rendahnya penguasaan materi dan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitik, di mana peneliti melakukan observasi selama empat pertemuan untuk mendeskripsikan fenomena yang terjadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun siswa menunjukkan antusiasme yang bervariasi, banyak dari mereka masih mengalami kesulitan dalam memahami teknik bermain alat musik ritmis. Keterlibatan siswa dipengaruhi oleh metode pengajaran yang digunakan, di mana metode yang interaktif dan menarik dapat meningkatkan motivasi dan kepuasan siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran alat musik ritmis, diperlukan penerapan strategi pembelajaran yang lebih inovatif dan dukungan lingkungan belajar yang positif. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kurikulum dan praktik pendidikan musik di Indonesia, serta mendorong peningkatan kualitas pendidikan seni pertunjukan di masa depan. Learning Process of Rhythmic Instrument in Class XI Vocational High School This research aims to explore learning rhythmic musical instruments based on the Merdeka Curriculum at SMK Negeri 7 Padang, which is a performing arts education institution with a Minangkabau cultural background. The background of the problem includes low mastery of the material and student involvement in the learning process. The research method used is qualitative with an analytical descriptive approach, where researchers conducted observations for four meetings to describe the phenomena that occurred. The results showed that although students showed varied enthusiasm, many of them still had difficulties in understanding the technique of playing rhythmic musical instruments. Student engagement is influenced by the teaching methods used, where interactive and engaging methods can increase student motivation and satisfaction. This study concludes that to improve the effectiveness of learning rhythmic musical instruments, it is necessary to implement more innovative learning strategies and support a positive learning environment. The findings are expected to contribute to the development of music education curriculum and practice in Indonesia, as well as encourage the improvement of the quality of performing arts education in the future. Keywords: Learning, Rhythmic Instruments, Vocational High School, Merdeka Curriculum.