Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan kegiatan ekstrakurikuler Randai di SMP Negeri 30 Padang. Ekstrakurikuler Randai dipilih sebagai objek penelitian karena merupakan salah satu warisan budaya Minangkabau yang mengandung berbagai elemen seni tradisional. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan informan kunci, informan utama, dan informan tambahan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Adapun populasi adalah seluruh siswa SMP Negeri 30 Padang dari kelas VII, VIII, IX dan sampel sebanyak 37 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler Randai di SMP Negeri 30 Padang mengalami peningkatan yang signifikan. Hal ini disebabkan oleh model pembelajaran dan strategi yang diterapkan oleh guru yang tepat serta dukungan fasilitas yang memadai. Guru telah melaksanakan kegiatan dengan baik, didukung dengan ketersediaan ruangan dan lapangan khusus untuk kegiatan kesenian, yang membuat siswa semakin antusias dalam mengikuti ekstrakurikuler Randai. Berdasarkan temuan penelitian, dapat disimpulkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler Randai di SMP Negeri 30 Padang tergolong baik. Meskipun demikian, terdapat beberapa hal yang perlu diperbaiki untuk lebih meningkatkan minat siswa terhadap ekstrakurikuler ini, baik dari segi materi maupun metode. Randai Extracurricular Activities in Junior High School This study aims to determine and describe the Randai extracurricular activities at SMP Negeri 30 Padang. Randai extracurricular activities were chosen as the object of research because it is one of the Minangkabau cultural heritages that contains various traditional art elements. Data were collected through interviews with key informants, main informants, and additional informants. This research uses a qualitative method with a descriptive approach. The population was all students of SMP Negeri 30 Padang from classes VII, VIII, IX and a sample of 37 students. The results showed that the implementation of Randai extracurricular activities at SMP Negeri 30 Padang experienced a significant increase. This is due to the learning model and strategies applied by the right teacher and adequate facility support. Teachers have carried out activities well, supported by the availability of special rooms and fields for artistic activities, which makes students more enthusiastic in participating in Randai extracurricular activities. Based on the research findings, it can be concluded that Randai extracurricular activities at SMP Negeri 30 Padang are classified as good. However, there are some things that need to be improved to further increase students' interest in this extracurricular activity, both in terms of material and methods. Keywords: Extracurricular, Randai, Junior High School.