Kondisi pasar tradisional saat ini mulai menurun seperti belum terpenuhinya standart bangunan seperti keamanan dan kebersihan yang mempengaruhi kenyamanan dan kesehatan bagi pengunjung maupun pekerja yang ada di pasar tersebut. Kondisi tersebut, perlu dilakukan pembenahan untuk mengatasi masalah tersebut. Redesain merupakan salah satu solusi dalam pemecahan masalah tersebut. Redesain tersebut juga dapat membantu dalam membangun kembali pasar yang telah hancur karena musibah kebakaran. Pasar Kesamben Kabupaten Blitar merupakan salah satu pasar yang mengalami musibah kebakaran. Kondisi lapak yang ada di area pasar didominasi menggunakan konstruksi kayu dan terpal yang mudah terbakar membuat dampak kerugian pada saat kebakaran menjadi lebih parah. Saat ini terdapat rencana dari pemerintah Kabupaten Blitar untuk membangun kembali pasar tersebut Oleh karena itu perlunya desain pasar yang memenuhi standart keamanan dan kebersihan pasar. Selain itu perlu memperhatikan aspek keberlangsungan pada tapak dan bangunan yang akan dibangun. Sehingga pemilihan konsep pasar sehat dan pendekatan sustainbility architecture menjadi solusi untuk menciptakan pasar yang menciptakan pasar yang bersih, nyaman, aman ,dan sehat namun tetap memperhatikan keberlangsungan bangunan maupun lingkungan. Perancangan tersebut dibuat dengan menggunakan metode desain fungsionalis yang lebih mengedepankan fungsi bangunan. Dari pembahasan tersebut menghasilkan suatu kriteria dalam mendesain bangunan pasar berkonsep pasar sehat yang sustainable.