M. F. Girinurani
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Infestasi Pinjal, Kutu dan caplak Ektoparasit pada Kucing Kampung (Felis catus Linnaeus, 1758) di Kecamatan Saketi, Kabupaten Pandeglang, Banten N.A. Abdilah; M. F. Girinurani; U. Setiawan; H. Susilo
JST (Jurnal Sains dan Teknologi) Vol. 13 No. 3 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jstundiksha.v13i3.85307

Abstract

Ektoparasit yang menginfestasi kucing kampung (Felis catus Linn.) menimbulkan gangguan kesehatan pada kucing bahkan berperan sebagai penyebab langsung maupun vektor zoonosis. Tujuan penelitian ini menganalisis jenis, intensitas serangan dan prevalensi pinjal, kutu dan caplak ektoparasit pada F. catus. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif-kuantitatif. Parameter yang diteliti mencakup jenis-jenis, intensitas serangan dan prevalensi pinjal, kutu dan caplak parasit yang menginfestasi F. catus.  Populasi F. catus mencakup semua kucing kampung. Sortasi, koleksi slide preparat, identifikasi hingga menentukan nilai dan kategori intensitas serangan dan prevalensi terhadap 560 ektoparasit yang diambil secara purposive sampling dari 28 individu F. catus pada 14 desa. Hasil penelitian ditemukan 3 jenis ektoparasit meliputi Felicola subrostratus (kutu), Ctenocephalides felis (pinjal) dan Ixodes ricinus (caplak). Pinjal C. felis memiliki intensitas serangan dan prevalensi paling tinggi secara berurutan 17,1 individu/hospes dan 100 %. Infestasi C. felis berpotensi menimbulkan zoonosis. Prevalensi ketiga jenis ektoparasit memiliki kategori yang berbeda pada jantan dan betina F. catus mencakup sering, umumnya, sedang, biasa dan selalu. Penelitian lebih lanjut diperlukan pada populasi F. catus yang lebih besar dengan memperhatikan faktor pemeliharaan hospes dan kasus kejadian zoonosis.