Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS DAERAH POTENSIAL PENANGKAPAN IKAN TENGGIRI MENGGUNAKAN CITRA SATELIT AQUA MODIS DI WPPNRI 711 Fadillah, Annisa Nur; Vian Husaine, Nur Annisa; Nafisah, Khansa Farah; Apriyani, Linda; Hanifah, Nadila; Rosalia, Ayang Armelita; Afni, Dinda Nur
SEMAH Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Perairan Vol 8, No 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/semahjpsp.v8i2.1651

Abstract

Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia 711 (WPPNRI 711) dikenal sebagai kawasan perairan yang kaya akan sumber daya perikanan, termasuk ikan tenggiri (Scomberomorus commerson), yang merupakan salah satu komoditas pelagis besar bernilai ekonomi tinggi. Namun, penentuan lokasi penangkapan ikan seringkali menghadapi tantangan karena nelayan masih mengandalkan metode tradisional yang kurang efektif menghadapi perubahan dinamis kondisi oseanografi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi area potensial untuk penangkapan ikan tenggiri berdasarkan analisis parameter oseanografi menggunakan data Suhu Permukaan Laut (SPL) dan konsentrasi klorofil-a yang diperoleh dari citra satelit MODIS. Data ini diolah menggunakan perangkat lunak SeaDAS dan ArcGIS Pro. Analisis menunjukkan bahwa selama musim barat, suhu permukaan laut berkisar antara 27°C hingga 32°C, sementara konsentrasi klorofil-a berada pada rentang 0,1 hingga 5 mg/m³, yang sesuai dengan habitat optimal ikan tenggiri. Fenomena upwelling pada musim barat meningkatkan konsentrasi nutrien di permukaan laut, mendukung pertumbuhan fitoplankton sebagai sumber makanan utama ikan pelagis. Hasil analisis gabungan SPL dan klorofil-a mengidentifikasi area dengan kondisi oseanografi yang mendukung habitat ikan tenggiri, terutama di wilayah pesisir selatan perairan Bangka Belitung. Studi ini memberikan rekomendasi berbasis data untuk pengelolaan sumber daya perikanan yang berkelanjutan.
Implementation of the Habit of Reciting the Qur'an Before Learning in Forming Students' Religious Character Agustin, Anisa Nur; Andhini, Desti Tri; Panjaitan, Hanna Theresia; Apriyani, Linda; Maidila, Nia; Hujimaki, Salsabila Kaila; Rinjani, Novinda; Indriyani , Hanna Putri; Dewi, Ratna
Global Education Journal Vol. 4 No. 1 (2026): Global Education Journal (GEJ)
Publisher : Civiliza Publishing, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59525/gej.1455

Abstract

The strengthening of students’ religious character has become an important concern in elementary education as schools are expected not only to develop cognitive competence but also moral and spiritual values. This study aims to analyze the implementation of the habit of reciting the Qur’an before learning activities in forming students’ religious character at SDN Kedaleman IV. The research employed a qualitative descriptive approach to explore the implementation process and its influence on students’ behavior and learning readiness. The research subjects consisted of Islamic Religious Education teachers and students who participate in the recitation activity, while the object of the study focused on the implementation of Qur’anic recitation as a habituation program in the school environment. Data were collected through observation, semi-structured interviews, and documentation, and analyzed using the interactive model of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that the recitation activity, conducted routinely from Tuesday to Friday before learning begins, contributes positively to the development of students’ religious character, including improved discipline, emotional readiness for learning, confidence in reading the Qur’an, and a more conducive classroom atmosphere. However, challenges remain, particularly differences in students’ reading abilities and limitations of supporting learning facilities. Overall, the study concludes that the habituation of Qur’anic recitation serves as an effective strategy for integrating religious values into daily school culture.