This Author published in this journals
All Journal Al-Dhikra
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

TRADISI MENJAGA KUBURAN SEORANG YANG BARU MENINGGAL DIMASYARAKAT DESA WRINGIN KECAMATAN WRINGIN KABUPATEN BONDOWOSO(STUDI LIVING HADITS) Mahfidzatun Nabilah
Al-Dhikra Vol. 4 No. 1 (2022): Al-Dhikra: Jurnal Studi Quran dan Hadis
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam, Universitas PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini merupakan riset living hadis yang termasuk bidang baru dalam kajian hadis, yaitu membahas fenomena sosial yang diimplementasikan dari pemahaman suatu hadis. Salah satu fenomena living hadis yang dapat ditemukan di daerah Bondowoso adalah tradisi menjaga kuburanbaru. Umumnya tradisi yang disebut ajegeh kobhur dalam Bahasa Madura ini dilakukan oleh masyarakat Desa Wringin di Bondowoso. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Penulis pada penelitian ini menganalisa tradisi dengan teori tindakan sosial Max Weber dengan hasil bahwa tradisi ini tergolong tipe tindakan rasional instrumental dengan beberapa tujuan. Tujuan dilakukannya penjagaan kuburan baru diantaranya adalah sebagai representasi hadis, mengantisipasi adanya pencurian sesuatu dari si mayit, adanya beberapa peristiwa mistis, serta sebagai sarana untuk menambah aliran pahala bagi orang yang meninggal. Adapun kegiatan yang dilakukan saat menjaga kubur cukup beragam mulai dari membaca alquran, sekedar mengobrol santai, hingga bermain kartu.