Proses pembelajaran sebaiknya meningkatkan kemampuan pengetahuan, keterampilan, nilai-nilai dan sikap dalam diri setiap peserta didik untuk membiasakan mereka berpikir dan bertindak. Kemampuan tersebut perlu dimahirkan dan dikembangkan sesuai dengan kebutuhan anak. Salah satu solusi yang tepat untuk mengatasi permasalahan anak pelosok yang mengalami masalah keterlambatan membaca ialah dengan menghadirkan media petak literasi yang dibuat dengan konsep bermain belajar bahagia. Program pengabdian ini bertujuan untuk mengatasi keterlambatan membaca bagi anak pelosok melalui media pembelajaran Petak Literasi. Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat pelosok dilakukan melalui tiga tahapan umum, yakni: (1) Tahap Perencanaan/Persiapan, (2) Tahap Pelaksanaan meliputi pelatihan dan pendampingan, dan (3) Tahap Evaluasi. Hasil pengabdian menghasilkan wujud media petak literas; beberapa komponen, unsur, alat dan bahan, meliputi; (1) alas media petak literasi, (2) dadu/kotak huruf, (3) penanda pemain, (4) kartu arti terdiri atas level pertama mengenal huruf, level 2 mengeja, dan level 3 membaca, (5) kartu pencapaian/peningkatan, (6) kartu nasihat, (7) kartu istirahat, (8) lembar tes untuk siswa, dan (9) instrumen evaluasi pembelajaran. Target luaran pengabdian ini (1) Petak literasi dijadikan sebagai media pembelajaran bagi anak untuk mengatasi masalah keterlambatan membaca, (2) media petak literasi menjadi salah satu acuan alat pengajaran bagi komunitas atau lembaga yang bergerak di bidang pendidikan khususnya daerah pelosok.