Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal ABDIMAS MUTIARA

Sosialisasi Kalibrasi dan Pemeliharaan Alat Patien Monitor Dabukke, Hotromasari; Adiansyah; Salomo Sijabat; Berkat Panjaitan
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 6 No. 1 (2025): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sosialisasi kalibrasi dan pemeliharaan alat patien monitor terlaksana dengan baik. Kegiatan ini dilakukan di klinik kesehatan dan di ikuti oleh user. Metode yang digunakan observasi, ceramah dan eksperiman. Tujuan kegiatan ini adalah untuk menambah pengetahuan user dalam melakukan pemeliharaan dan kalibrasi alat pastien monitor bertujuan menjaga kondisi alat dan kinerja alat terukur dan sesuai dengan standart. Kalibrasi alat kesehatan sangat penting dilakukan untuk menjamin alat laik pakai sesuai dengan standar yang ditetapkan. Pemeliharaan preventif merupakan kegiatan rutin yang dilakukan guna untuk memperpanjang usia pemakaian peralatan kesehatan. Pemeliharaan wajib dilakukan agar pelayanan kepada pasien tidak terhambat dan alat dalam siap pakai. Pemeliharaan harian yang dilakukan yaitu melakukan pengecekan kondisi alat seperti suhu ruangan, kebersihan dan pengecekan aksesoris bahkan sampai penyimpanan alat. Kalibrasi patien monitor dilakukan pada pemeriksaan fisik, Pengujian Fungsi dan Pengujian Keselamatan Listrik. Kalibrasi patien monitor pada parameter yaitu ECG, SPO2 Respirasi (RR), Tekanan Darah (NIBP) dan Temperatur. Kegalan alat mulfungsion diakibatkan beberapa faktor yaitu kurangnya pemeliharaan, usia pakai sudah lama dan tidak terjaga suhu ruangan. Sebelum alat dioperasikan terlebih dahulu dilakukan pengecekan kondisi fisik dan aksesoris selanjutnya dilakukan uji fungsi peralatan. Uji fungsi alat merupakan suatu prosedur untuk memastikan bahwa alat atau perangkat yang digunakan berfungsi dengan baik sesuai dengan tujuan dan spesifikasinya.
SOSIALISASI MONITORING SUHU DAN KELEMBAPAN BABY INCUBATOR MENGGUNAKAN SENSOR DHT11 Naomi Hutabarat; Dabukke, Hotromasari; Adiansyah; Salomo Sijabat; Berkat Panjaitan
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 6 No. 2 (2025): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jam.v6i2.6174

Abstract

Sosialisasi Sosialisasi Monitoring Suhu Dan Kelembaban Baby Incubator Menggunakan Sensor DHT11 berjalan dengan baik. Kegiatan ini dilakukan di klinik kesehatan dan di ikuti oleh user. Metode yang digunakan observasi, ceramah dan eksperiman. Tujuan kegiatan ini adalah untuk menambah pengetahuan user dalam melakukan pemantauan Suhu Dan Kelembaban Baby Incubator Menggunakan Sensor DHT11. Perawatan bayi baru lahir, khususnya bayi prematur, sangat bergantung pada kestabilan suhu dan kelembapan di dalam inkubator. Sensor DHT11 merupakan salah satu sensor yang mengukur suhu dan kelembapan di sekitarnya. Hasil pembacaan suhu dan kelembapan ditampilkan secara real-time melalui LCD display, sehingga memudahkan tenaga medis melakukan pemantauan tanpa harus membuka inkubator. Pada Sistem monitoring ini, sensor di setting hanya mendeteksi suhu kelembapan dengan rentang nilai 30% - 75% dalam rentang suhu 33℃− 37℃, maka sistem akan mengaktifkan buzzer sebagai peringatan dini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat tentang menunjukkan bahwa teknologi sederhana berbasis mikrokontroler dapat dimanfaatkan sebagai solusi tepat guna dalam mendukung layanan kesehatan, khususnya neonatal. Dukungan pelatihan dan keterlibatan aktif mitra berperan penting dalam keberlanjutan penggunaan alat ini.
SOSIALISASI PENINGKATAN PEMAHAMAN PROTEKSI RADIASI BAGI TENAGA KESEHATAN DALAM PENGGUNAAN ALAT RADIOLOGI DIAGNOSTIK Dabukke, Hotromasari; Adiansyah; Salomo Sijabat; Berkat Panjaitan; Jekki Artafik Manik; Elva Dewsita
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 7 No. 1 (2026): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jam.v7i1.6887

Abstract

Latarbelakang: Penggunaan radiasi pengion pada layanan radiologi diagnostik berperan penting dalam mendiagnosis kondisi medis pasien. Paparan radiasi oleh pasien harus dioptimalisasi karena memiliki risiko apabila prosedur keselamatan tidak diterapkan secara optimal. Identifikasi awal di sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan menunjukkan bahwa pemahaman tenaga kesehatan mengenai prinsip ALARA (As Low As Reasonably Achievable), pemanfaatan alat pelindung diri (APD), serta prosedur pemantauan dosis radiasi masih perlu ditingkatkan. Tujuan : Program pengabdian kepada masyarakat ini dirancang untuk memperkuat pemahaman serta meningkatkan kesadaran tenaga kesehatan terhadap praktik proteksi radiasi dalam pengoperasian peralatan radiologi diagnostik. Metode: Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui metode edukasi interaktif, pelatihan praktik penggunaan alat pelindung diri dan dosimeter, serta pengukuran peningkatan pengetahuan melalui evaluasi sebelum dan sesudah pelatihan. Melalui kegiatan ini diharapkan terjadi peningkatan kompetensi peserta dalam menerapkan prinsip justifikasi, optimisasi, dan pembatasan dosis, sekaligus mendorong terbentuknya budaya keselamatan radiasi di lingkungan fasilitas pelayanan kesehatan.Hasil: Berdasarkan hasil evaluasi melalui pre-test dan post-test, terjadi peningkatan pemahaman peserta yang cukup signifikan setelah mengikuti kegiatan. Rata-rata nilai pre-test yang sebelumnya berada pada kategori sedang mengalami kenaikan pada hasil post-test hingga mencapai kategori baik. Kesimpulan: Meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan dalam menerapkan prinsip proteksi radiasi sesuai standar yang berlaku, sehingga dapat meminimalkan risiko paparan radiasi dan meningkatkan keselamatan pasien serta pekerja radiasi.