Jurnal ABDIMAS MUTIARA
Vol. 7 No. 2 (2026): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)

EDUKASI PENGGUNAAN OBAT YANG RASIONAL PADA PASIEN DIABETES MELLITUS DI PUSKESMAS PB SELAYANG II

Christica Ilsanna Surbakti (Fakultas Farmasi dan Ilmu Kesehatan, Universitas Sari Mutiara Indonesia, Medan, Sumatera Utara, 20123, Indonesia)
Perri (Fakultas Farmasi dan Ilmu Kesehatan, Universitas Sari Mutiara Indonesia, Medan, Sumatera Utara, 20123, Indonesia)
Siti Nurbaya (Fakultas Farmasi dan Ilmu Kesehatan, Universitas Sari Mutiara Indonesia, Medan, Sumatera Utara, 20123, Indonesia)
Rio Chandra (Fakultas Farmasi dan Ilmu Kesehatan, Universitas Sari Mutiara Indonesia, Medan, Sumatera Utara, 20123, Indonesia)
Cut Maulia (Fakultas Farmasi dan Ilmu Kesehatan, Universitas Sari Mutiara Indonesia, Medan, Sumatera Utara, 20123, Indonesia)



Article Info

Publish Date
09 Jul 2026

Abstract

Diabetes melitus atau penyakit kencing manis merupakan penyakit menahun yang dapat diderita seumur hidup. Diabetes melitus (DM) disebabkan oleh gangguan metabolisme yang terjadi pada organ pankreas yang ditandai dengan peningkatan gula darah atau sering disebut dengan kondisi hiperglikemia yang disebabkan karena menurunnya jumlah insulin dari pankreas. Penyebabnya adalah usia, aktifitas fisik, gaya hidup, riwayat keluarga dan factor berat badan atau obesitas. Pengabdian ini bertujuan untuk melakukan edukasi penggunaan oabt yang rasional pada pasien diabetes mellitus di Puskesmas PB Selayang II. Latar belakang: Kejadian DRPs merupakan penyebab kematian 4 dari 6 orang pasien dan biaya untuk kejadian DRPs menjadi dua kali lebih besar dibandingkan terapi yang sebenarnya. Tujuan: Pengabdian ini bertujuan untuk melakukan edukasi penggunaan oabt yang rasional pada pasien diabetes mellitus di Puskesmas PB Selayang II. Metode: Metode yang digunakan adalah dengan cara mencatat rekam medis pasien dan hasil ang didapat dalam bentuk persentase. Pasien rawat jalan diabetes mellitus di Puskemsas PB Selayang II. Hasil: menunjukkan terdapat Drug Related problems pada pasien rawat jalan dengan jumlah : 23,4% atau 15 kasus Indikasi tanpa obat, 6,25% atau 4 kasus Obat tanpa indikasi, 29,68 atau 19 kasus terlalu banyak diresepkan obat untuk indikasi, 3,12% atau 2 kasus Dosis terlalu rendah, 4,68% atau 3 kasus dosis terlalu tinggi. Dengan total 43 kasus DRPs.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

JAM

Publisher

Subject

Chemistry Computer Science & IT Medicine & Pharmacology Nursing Other

Description

Jurnal ABDIMAS MUTIARA diterbitkan oleh Program Studi : Sistem Informasi Fakutas Sains dan Teknologi Informasi Universitas Sari Mutiara Indonesia di Medan sebagai media untuk menyalurkan pemahaman tentang asfek - asfek multidisiplin ilmu bidang Teknologi, Kesehatan dan Sosial berupa hasil pengabdian ...