Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penyuluhan Tentang Kehamilan Dengan 4T Di Wilayah Kerja Puskesmas Ubung Wardani, Putu Ayu Agustina Eka; Dialuhana; Oktariani, Mega Soli; Natalia, Omiati
SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2025): Mei
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/sambarapkm.v3i2.770

Abstract

Kehamilan dengan faktor risiko "4 Terlalu" (4T)—terlalu muda, terlalu tua, terlalu dekat jarak kelahiran, dan terlalu banyak jumlah anak—merupakan tantangan kesehatan yang signifikan bagi ibu dan bayi, meningkatkan risiko komplikasi seperti preeklamsia, perdarahan postpartum, dan persalinan prematur. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap risiko kehamilan 4T serta upaya pencegahannya melalui edukasi berbasis komunitas. Kegiatan dilakukan di Posyandu Dusun Enjak, Desa Labulia, dengan melibatkan 40 responden, termasuk ibu hamil, anggota keluarga, dan kader posyandu. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan interaktif, diskusi kelompok, serta distribusi leaflet edukatif. Evaluasi efektivitas program dilakukan dengan membandingkan hasil pre-test dan post-test menggunakan kuesioner yang mengukur pengetahuan dan sikap peserta sebelum dan sesudah penyuluhan. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman responden, dengan peningkatan rata-rata 48% dalam aspek pengetahuan mengenai kehamilan 4T dan 44% dalam perubahan sikap positif terhadap pemeriksaan kehamilan, pola hidup sehat, serta keterlibatan keluarga dalam mendukung ibu hamil. Temuan ini menegaskan bahwa edukasi kesehatan berbasis komunitas, terutama melalui pendekatan interaktif dan media edukatif, efektif dalam meningkatkan kesadaran dan perilaku masyarakat dalam mencegah kehamilan berisiko tinggi. Oleh karena itu, pendekatan ini dapat direplikasi di wilayah lain untuk mendukung penurunan angka morbiditas dan mortalitas ibu dan bayi akibat kehamilan berisiko tinggi.
FAMILY FACTORS RELATED TO 4T PREGNANCY AT UPTD PUSKESMAS UBUNG IN 2024 Wardani, Putu Ayu Agustina Eka; Apriani, Lia Arian; Sustiyani, Elly; Agustiarini, Anastasya
Indonesian Journal of Nutritional Epidemiology and Reproductive Vol. 9 No. 1 (2026): January
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/ijner.v9i1.357

Abstract

4T pregnancy defined as pregnancy occurring at too young an age (under 20 years), too old (over 35 years), too many children, or with birth intervals that are too close—remains a significant contributor to maternal and neonatal complications. This study aimed to analyze family-related factors associated with 4T pregnancy at UPTD Puskesmas Ubung, Central Lombok, Indonesia, in 2024. A quantitative cross-sectional design was employed using primary data collected through structured questionnaires and guided interviews. The study population consisted of all pregnant women attending antenatal care services at UPTD Puskesmas Ubung in 2024 (N = 108). A total of 85 respondents were selected using purposive sampling based on predefined inclusion and exclusion criteria. Data were analyzed using univariate analysis and chi-square tests with a significance level of α = 0.05. The results indicated that multiparous mothers (p = 0.047), working mothers (p = 0.023), and mothers within the ideal reproductive age (20–35 years) (p = 0.0001) had a significantly lower risk of 4T pregnancy. In addition, good family knowledge (p = 0.034) and strong family support (p = 0.015) were significantly associated with a reduced risk of 4T pregnancy. This study concludes that family factors play a crucial role in mitigating the risk of 4T pregnancy. Future interventions should prioritize family-based reproductive health education and further longitudinal studies are recommended to explore causal relationships between family factors and high-risk pregnancy outcomes.