Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Ngaji on The Street (One Day One Juz) Wonosobo: Tinjauan Sosiologi Pengetahuan Dina, Nilna; Zinira, Maurisa
Syariati: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Hukum Vol 10 No 2 (2024): SYARIATI : Jurnal Studi Al Qur'an dan Hukum
Publisher : Fakultas Syari'ah dan Hukum (FSH) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/syariati.v10i2.8078

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif berbasis lapangan dengan tujuan menganalisis kegiatan Ngaji on the Street (Ngaos) yang dilaksanakan oleh salah satu gerakan sosial keagamaan di Wonosobo, yaitu komunitas ODOJ (One Day One Juz) menggunakan perspektif Sosiologi Pengetahuan Karl Mannheim. ODOJ merupakan komunitas semi virtual yang menggabungkan kegiatan offline dan online untukmenjadikan al-Qur’an lebih dekat dengan masyarakat, khususnya umat Islam. Mereka meyakini al-Qur’an adalah solusi atas berbagai krisis, terutama moralitas yang terjadi saait ini, oleh karena itu ODOJ ingin menjadikan al-Qur’an berpijak di tanah Indonesia, menjadikannya pedoman hidup yang sesungguhnya. Berkembangnya pengetahuan semacam ini menurut Mannheim, dipengaruhi oleh adanya Intelegencia, yakni aktor-aktor intelektual yang mengambil peran besar dalam produksi dan distribusi ideologi suatu kelompok sosial. Para aktor intelektual ODOJ secara umum adalah aktivis gerakan Tarbiyah dan Muhammadiyah, dibuktikan dengan berbagai fakta yang ditemukan di lapangan. Salah satu kegiatan luring yang rutin dilakukan ODOJ untuk mewujudkan cita-cita membangun ‘negeri Qur’ani’nya adalah Ngaji on the Street, yakni mengaji beramai-ramai di trotoar jalan, Alun-Alun, taman kota, atau bahkan di dalam bus dan kereta. Melalui kegiatan ini ODOJ ingin mengubah kebiasaan lama atau cara pandang yang berpikiran bahwa ritual keagamaan hanya dapat dilakukan di tempat-tempat suci dan privat, namun wajah baru Islam harus memperlihatkan penyesuaiannya terhadap perkembangan dinamika kehidupan.
Ngaji on The Street (One Day One Juz) Wonosobo: Tinjauan Sosiologi Pengetahuan Dina, Nilna; Zinira, Maurisa
Syariati: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Hukum Vol 10 No 2 (2024): SYARIATI : Jurnal Studi Al Qur'an dan Hukum
Publisher : Fakultas Syari'ah dan Hukum (FSH) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/syariati.v10i2.8078

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif berbasis lapangan dengan tujuan menganalisis kegiatan Ngaji on the Street (Ngaos) yang dilaksanakan oleh salah satu gerakan sosial keagamaan di Wonosobo, yaitu komunitas ODOJ (One Day One Juz) menggunakan perspektif Sosiologi Pengetahuan Karl Mannheim. ODOJ merupakan komunitas semi virtual yang menggabungkan kegiatan offline dan online untukmenjadikan al-Qur’an lebih dekat dengan masyarakat, khususnya umat Islam. Mereka meyakini al-Qur’an adalah solusi atas berbagai krisis, terutama moralitas yang terjadi saait ini, oleh karena itu ODOJ ingin menjadikan al-Qur’an berpijak di tanah Indonesia, menjadikannya pedoman hidup yang sesungguhnya. Berkembangnya pengetahuan semacam ini menurut Mannheim, dipengaruhi oleh adanya Intelegencia, yakni aktor-aktor intelektual yang mengambil peran besar dalam produksi dan distribusi ideologi suatu kelompok sosial. Para aktor intelektual ODOJ secara umum adalah aktivis gerakan Tarbiyah dan Muhammadiyah, dibuktikan dengan berbagai fakta yang ditemukan di lapangan. Salah satu kegiatan luring yang rutin dilakukan ODOJ untuk mewujudkan cita-cita membangun ‘negeri Qur’ani’nya adalah Ngaji on the Street, yakni mengaji beramai-ramai di trotoar jalan, Alun-Alun, taman kota, atau bahkan di dalam bus dan kereta. Melalui kegiatan ini ODOJ ingin mengubah kebiasaan lama atau cara pandang yang berpikiran bahwa ritual keagamaan hanya dapat dilakukan di tempat-tempat suci dan privat, namun wajah baru Islam harus memperlihatkan penyesuaiannya terhadap perkembangan dinamika kehidupan.