This Author published in this journals
All Journal Agroteksos
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Agroteksos

STRUKTUR ORGANISASI DAN SISTEM MANAJEMEN BERBASIS MATO DI RUMAH MAKAN PADANG Siregar, Siti Mewah
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 34 No 3 (2024): Jurnal Agroteksos Desember 2024
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v34i3.1282

Abstract

Dalam era globalisasi dan perkembangan industri kuliner yang semakin pesat, rumah makan tradisional di Indonesia, khususnya yang mengusung konsep kearifan lokal, tetap mempertahankan nilai-nilai budaya dalam operasionalnya. Salah satu contoh menarik adalah penerapan sistem mato pada Rumah Makan Padang di Kota Padang, yang mencerminkan prinsip kerjasama dan keadilan dalam pembagian keuntungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan sistem mato pada Rumah Makan Padang di Kota Padan. Sistem mato merupakan sistem bagi hasil yang unik, di mana keuntungan dibagi berdasarkan kontribusi individu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan studi kasus pada rumah makan yang masih menerapkan sistem mato. Sampel penelitian terdiri dari 13 orang informan, yang meliputi pengelola dan karyawan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif, kemudian dianalisis mengunakan metode analisis tematik untuk mengidentifikasi penerapan sistem mato. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mato tidak hanya berfungsi sebagai mekanisme pembagian keuntungan, tetapi juga sebagai refleksi nilai-nilai budaya Minangkabau yang menekankan kerjasama dan keadilan. Sistem ini memberikan motivasi kepada karyawan untuk meningkatkan kinerja dan memiliki rasa memiliki terhadap usaha. Meskipun demikian, terdapat variasi dalam penerapan sistem mato di setiap rumah makan, baik dalam hal perhitungan mato, pembagian keuntungan, maupun struktur organisasi. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pemahaman yang lebih mendalam tentang sistem manajemen yang berbasis pada kearifan lokal dan dapat menjadi referensi bagi pengembangan model manajemen yang relevan untuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia.