Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Mengurangi Risiko Low Back Pain (LBP) pada Lansia melalui Edukasi Kesehatan di Posyandu Lansia Desa Laha, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon Nanere, Bill E.; Tarangi, Filep M.; Embisa, Yushar A.; Rahawarin, Haikal E. F.
Jurnal Cendekia Mengabdi Berinovasi dan Berkarya Vol 3 No 2 (2025): Mei (In Progress)
Publisher : Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/jenaka.v3i2.846

Abstract

Gangguan muskuloskeletal menjadi masalah umum yang sering dialami lansia. Seiring bertambahnya usia, jaringan muskuloskeletal menunjukkan peningkatan kerapuhan tulang, hilangnya kekuatan otot dan redistribusi lemak hingga menurunkan kemampuan jaringan untuk menjalankan fungsi normalnya. Salah satu contoh gangguan muskuloskeletal yang sering diderita lansia adalah low back pain (LBP). Edukasi kesehatan terkait LBP kepada lansia merupakan langkah awal yang penting dalam mencegah dan mengelola nyeri punggung bawah pada lansia. Kegiatan ini bertujuan untuk mengurangi risiko LBP pada lansia di Desa Laha melalui program edukasi kesehatan yang dilaksanakan di posyandu lansia. Kegiatan Pengabdian masyaralat ini dilaksana pada tanggal 20 September 2023 bertempat di Desa Laha, Kota Ambon. Kegiatan ini dihadiri sebanyak 25 lansia desa Laha. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pembagian leaflet, demonstrasi langsung dan penyuluhan. Pembagian leaflet bertujuan untuk memberikan informasi tertulis yang mudah dibaca dan dipahami oleh lansia, mengenai cara-cara pencegahan LBP serta informasi penting terkait kesehatan punggung. Selain itu, dilakukan demonstrasi langsung yang memungkinkan peserta untuk melihat secara langsung teknik-teknik atau gerakan-gerakan yang benar, seperti cara postur yang baik saat duduk, berdiri, atau mengangkat barang, yang dapat mengurangi risiko LBP. Terakhir, penyuluhan dilakukan untuk menjelaskan secara mendalam penyebab, gejala, dan cara-cara pencegahan LBP, dengan pendekatan interaktif yang memberikan kesempatan kepada lansia untuk bertanya dan berdiskusi mengenai masalah kesehatan yang mereka alami.
Identifikasi Tumbuhan Berkhasiat Obat sebagai Dasar Pengembangan Obat Herbal Lokal Asal Taman Wisata Alam Pulau Pombo, Maluku Tengah Ukatalo, Abdul M; Leimena, Handy E. P.; Kakisna, Pieter; Embisa, Yushar A.; Kaliky, Arief Rahman S.; Tofure, Ian R.; Alkatiri, Qidran Ali K.
Jurnal Riset Sains dan Kesehatan Indonesia Vol. 3 No. 2 (2026): Mar-Apr
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/jrski.v3i2.714

Abstract

Pulau Pombo merupakan salah satu kawasan Taman Wisata Alam (TWA) yang berada di Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku. Pulau ini memiliki ekosistem khas berupa hutan pantai, hutan semak belukar, padang rumput, serta vegetasi karang pesisir. Keberadaan berbagai jenis vegetasi alami menjadikan Pulau Pombo sebagai salah satu kawasan yang potensial untuk ditemukan berbagai jenis tumbuhan yang memiliki khasiat obat, baik yang sudah dikenal masyarakat setempat maupun yang belum pernah teridentifikasi secara ilmiah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi jenis-jenis tumbuhan yang memiliki potensi sebagai obat tradisional pada Kawasan TWA Pulau Pombo, Kabupaten Maluku Tengah. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data ini adalah metode survei, di mana peneliti melakukan pengamatan langsung di lapangan untuk mengidentifikasi jenis-jenis tumbuhan berkhasiat obat yang terdapat di kawasan Pulau Pombo. Data hasil penelitian analisis secara analisis deskriptif kualitatif, yang digunakan untuk menggambarkan dan menjelaskan hasil identifikasi tumbuhan berkhasiat obat yang ditemukan di kawasan Taman Wisata Alam Pulau Pombo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kawasan TWA Pulau Pombo, Kabupaten Maluku Tengah memiliki tingkat keanekaragaman tumbuhan berkhasiat obat yang tinggi, dengan setiap spesies memperlihatkan variasi aktivitas farmakologis yang bersumber dari berbagai bagian tanaman, termasuk daun, biji, kulit batang, dan buah. Keragaman bioaktivitas tersebut meliputi aktivitas antidiabetes, antibakteri, antimalaria, antiinflamasi, analgesik, antioksidan, hingga insektisida alami.