Murniah, Alya
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH TUNJANGAN DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KOMITMEN ORGANISASIONAL MELALUI KEPUASAN KERJA PADA KARYAWAN KANTOR IMIGRASI KELAS I NON-TPI JAKARTA PUSAT Murniah, Alya; Winadi Prasetyoning Tyas, Ari Anggarani
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 3 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i3.2025.1041-1056

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui dampak langsung maupun tidak langsung dari Tunjangan, Lingkungan Kerja, Kepuasan Kerja, dan Komitmen Organisasi pada karyawan PNS di Kantor Imigrasi Kelas I Non-TPI Jakarta Pusat. Penelitian ini dilatarbelakangi dengan organisasi yang semakin menyadari bahwa karyawan mereka dapat disebut sebagai aset paling berharga yang mereka punya. Organisasi perlu mengetahui seperti apa komitmen organisasi mereka yang didapatkan dari kepuasan kerja dengan melihat bagaimana tunjangan dan lingkungan kerja yang diberikan oleh organisasi. Kriteria yang ada di penelitian ini adalah karyawan yang memang bekerja di Kantor Imigrasi Kelas I Non-TPI Jakarta Pusat. Jumlah sampel yang ada di Kantor Imigrasi Kelas I Non-TPI Jakarta Pusat adalah 86 untuk menjadi responden pada penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tunjangan berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja, namun lingkungan kerja tidak berpengaruh terhadap kepuasan kerja, tunjangan berpengaruh positif terhadap komitmen organisasional, lingkungan kerja berpengaruh positif terhadap komitmen organisasional, kepuasan kerja berpengaruh positif terhadap komitmen organisasional. Kemudian, kepuasan kerja memediasi tunjangan terhadap komitmen organisasional, sedangkan kepuasan kerja tidak memediasi lingkungan kerja terhadap komitmen organisasional. Penelitian ini memberikan beberapa implikasi manajerial untuk meningkatkan kepuasan kerja dan komitmen organisasional karyawan di Kantor Imigrasi Kelas I Non-TPI Jakarta Pusat. Manajemen harus terus meningkatkan dan mengelola tunjangan karyawan seperti tunjangan kinerja, THR tepat waktu, dan tunjangan makan yang memadai, serta melakukan evaluasi periodik untuk memastikan kesesuaian dengan kebutuhan karyawan. Meskipun hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja tidak mempengaruhi kepuasan kerja, lingkungan kerja yang kondusif tetap penting untuk komitmen organisasional. Perbaikan fasilitas kerja, peningkatan pencahayaan, dan dukungan sosial dari rekan kerja dan atasan harus ditingkatkan. Transparansi dan komunikasi dalam organisasi juga harus diperkuat untuk membangun kepercayaan dan keterikatan karyawan. Pengembangan karir karyawan melalui peluang promosi dan program pelatihan perlu diperhatikan untuk meningkatkan keterampilan dan kinerja mereka. Selain itu, memberikan penghargaan dan pengakuan atas kontribusi karyawan dapat meningkatkan kepuasan kerja dan komitmen mereka. Akhirnya, menjamin keamanan dan kesehatan kerja dengan menyediakan fasilitas kesehatan yang memadai akan membuat karyawan merasa lebih aman dan dihargai. 
PENGARUH TUNJANGAN DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KOMITMEN ORGANISASIONAL MELALUI KEPUASAN KERJA PADA KARYAWAN KANTOR IMIGRASI KELAS I NON-TPI JAKARTA PUSAT Murniah, Alya; Anggarani Winadi Prasetyoning Tyas, Ari
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 3 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i3.2025.1032-1040

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui dampak langsung maupun tidak langsung dari Tunjangan, Lingkungan Kerja, Kepuasan Kerja, dan Komitmen Organisasi pada karyawan PNS di Kantor Imigrasi Kelas I Non-TPI Jakarta Pusat. Penelitian ini dilatarbelakangi dengan organisasi yang semakin menyadari bahwa karyawan mereka dapat disebut sebagai aset paling berharga yang mereka punya. Organisasi perlu mengetahui seperti apa komitmen organisasi mereka yang didapatkan dari kepuasan kerja dengan melihat bagaimana tunjangan dan lingkungan kerja yang diberikan oleh organisasi. Kriteria yang ada di penelitian ini adalah karyawan yang memang bekerja di Kantor Imigrasi Kelas I Non-TPI Jakarta Pusat. Jumlah sampel yang ada di Kantor Imigrasi Kelas I Non-TPI Jakarta Pusat adalah 86 untuk menjadi responden pada penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tunjangan berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja, namun lingkungan kerja tidak berpengaruh terhadap kepuasan kerja, tunjangan berpengaruh positif terhadap komitmen organisasional, lingkungan kerja berpengaruh positif terhadap komitmen organisasional, kepuasan kerja berpengaruh positif terhadap komitmen organisasional. Kemudian, kepuasan kerja memediasi tunjangan terhadap komitmen organisasional, sedangkan kepuasan kerja tidak memediasi lingkungan kerja terhadap komitmen organisasional. Penelitian ini memberikan beberapa implikasi manajerial untuk meningkatkan kepuasan kerja dan komitmen organisasional karyawan di Kantor Imigrasi Kelas I Non-TPI Jakarta Pusat. Manajemen harus terus meningkatkan dan mengelola tunjangan karyawan seperti tunjangan kinerja, THR tepat waktu, dan tunjangan makan yang memadai, serta melakukan evaluasi periodik untuk memastikan kesesuaian dengan kebutuhan karyawan. Meskipun hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja tidak mempengaruhi kepuasan kerja, lingkungan kerja yang kondusif tetap penting untuk komitmen organisasional. Perbaikan fasilitas kerja, peningkatan pencahayaan, dan dukungan sosial dari rekan kerja dan atasan harus ditingkatkan. Transparansi dan komunikasi dalam organisasi juga harus diperkuat untuk membangun kepercayaan dan keterikatan karyawan. Pengembangan karir karyawan melalui peluang promosi dan program pelatihan perlu diperhatikan untuk meningkatkan keterampilan dan kinerja mereka. Selain itu, memberikan penghargaan dan pengakuan atas kontribusi karyawan dapat meningkatkan kepuasan kerja dan komitmen mereka. Akhirnya, menjamin keamanan dan kesehatan kerja dengan menyediakan fasilitas kesehatan yang memadai akan membuat karyawan merasa lebih aman dan dihargai.