Hermawan Hermawan
Sekolah Tinggi Agama Islam Ali bin Abi Thalib Surabaya, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pendampingan Penyusunan Kurikulum Bahasa Arab Terpadu untuk Penguatan Sistem Pembelajaran di PPTQ Harun Asy-Syafi’i Yogyakarta Dagi Mardhan Agae Agni; Hermawan Hermawan
Efada : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2026): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat - STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54214/efada.Vol3.Iss1.1022

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk mendampingi penyusunan kurikulum Bahasa Arab terpadu di PPTQ Harun Asy-Syafi’i Yogyakarta sebagai upaya penguatan sistem pembelajaran Bahasa Arab berbasis pesantren tahfiz. Program ini dilatarbelakangi oleh belum tersusunnya dokumen kurikulum yang sistematis, belum jelasnya capaian pembelajaran antar jenjang, serta belum optimalnya integrasi pembelajaran Bahasa Arab dengan kebutuhan tahfiz Al-Qur’an. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif dengan metode campuran (mixed-methods) melalui observasi, kuesioner, wawancara mendalam, Focus Group Discussion (FGD), workshop, dan pendampingan teknis penyusunan kurikulum. Subjek kegiatan terdiri atas pimpinan pesantren dan lima tenaga pendidik Bahasa Arab yang terlibat langsung dalam pengelolaan pembelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman tenaga pendidik terhadap prinsip pengembangan kurikulum, penyusunan capaian pembelajaran, serta pengorganisasian materi secara berjenjang. Selain itu, program ini berhasil menghasilkan struktur kurikulum Bahasa Arab terpadu yang mencakup struktur capaian pembelajaran, pemetaan materi antar jenjang, serta scope and sequence pembelajaran yang lebih sistematis dan berkesinambungan. Melalui workshop dan pendampingan teknis, tenaga pendidik juga mulai membangun kesamaan persepsi mengenai integrasi pembelajaran Bahasa Arab dengan sistem tahfiz Al-Qur’an serta kesiapan implementasi kurikulum di tingkat lembaga. Dengan demikian, kegiatan ini memberikan kontribusi nyata dalam penguatan sistem pembelajaran Bahasa Arab yang lebih integratif, kontekstual, dan berkelanjutan di lingkungan pesantren.