Penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya, menganalisis risiko bahaya, serta menentukan tingkat risiko pada lingkungan kerja bagian produksi di Kedai kue dan roti Farhana. Proses produksi meliputi beberapa tahapan, yaitu pemilihan bahan baku, penggilingan, penataan, pemanggangan, hingga proses pengemasan (packing). Dalam pelaksanaannya, kegiatan produksi menggunakan berbagai mesin, peralatan, serta bahan baku yang berpotensi menimbulkan bahaya terhadap kesehatan dan keselamatan pekerja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Hazard Identification, Risk Assessment and Risk Control (HIRARC) dengan pendekatan penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung dan wawancara dengan pekerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa potensi bahaya dengan tingkat risiko yang berbeda. Risiko kategori rendah (low risk) meliputi kaki tersangkut box dan area kerja yang sempit sebesar 14%. Risiko kategori sedang (medium risk) meliputi kaki kesemutan, kaki tersandung kabel, kebisingan mesin, tergelincir, serta kelelahan otot akibat gerakan berulang sebesar 29%. Sementara itu, risiko kategori tinggi (high risk) meliputi terkena panas dari loyang, paparan suhu ruang yang tinggi, serta terpeleset saat pengambilan kue dari oven dengan persentase sebesar 57%. Tidak ditemukan risiko dengan kategori ekstrem (extreme risk) atau sebesar 0%. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam penerapan langkah-langkah pengendalian risiko guna meminimalkan potensi kecelakaan kerja serta meningkatkan aspek keselamatan dan ergonomi di lingkungan produksi Kedai kue dan roti Farhana