Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

MEDIA PAPAN PINTAR PANCASILA SEBAGAI PEMBELAJARAN BERMAKNA UNTUK INTERNALISASI NILAI PANCASILA SISWA FASE A SDN KOELODA Ciak, Maria Sintia; Susu, Valerianus Alfino Poma; Qondias, Dimas
Jurnal Citra Pendidikan Anak Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Citra Pendidikan Anak
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcpa.v4i1.5179

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui desain media papan pintar Pancasila yang dikembangkan, (2) mengetahui tingkat kelayakan media papan pintar Pancasila siswa fase A SDN Koeloda. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model ADDIE.  Subjek penelitian dengan melibatkan 1 pakar materi, 1 pakar media pembelajaran, 1 pakar desain pembelajaran, 1 pakar bahasa, 3 siswa uji perseorangan dan 5 siswa uji kelompok kecil. Data pengembangan produk dikumpulkan dengan kuesioner. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan memberikan instrument pada pakar dan pengguna.   Analisis data dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Hasil pengujian produk yang dikembangkan, pada uji materi 90%, uji media 84%, uji desain 82% dan uji Bahasa 85%. Pada uji perorangan sebesar 84% dan uji kelompok kecil 83%. Hasil ini menandakan media papan pintar Pancasila layak diimplementasikan pada siswa fase A sekolah dasar negeri koeloda.
MEDIA PAPAN PINTAR PANCASILA SEBAGAI PEMBELAJARAN BERMAKNA UNTUK INTERNALISASI NILAI PANCASILA SISWA FASE A SDN KOELODA Ciak, Maria Sintia; Susu, Valerianus Alfino Poma; Qondias, Dimas
Jurnal Citra Pendidikan Anak Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Citra Pendidikan Anak
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcpa.v4i1.5179

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui desain media papan pintar Pancasila yang dikembangkan, (2) mengetahui tingkat kelayakan media papan pintar Pancasila siswa fase A SDN Koeloda. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model ADDIE.  Subjek penelitian dengan melibatkan 1 pakar materi, 1 pakar media pembelajaran, 1 pakar desain pembelajaran, 1 pakar bahasa, 3 siswa uji perseorangan dan 5 siswa uji kelompok kecil. Data pengembangan produk dikumpulkan dengan kuesioner. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan memberikan instrument pada pakar dan pengguna.   Analisis data dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Hasil pengujian produk yang dikembangkan, pada uji materi 90%, uji media 84%, uji desain 82% dan uji Bahasa 85%. Pada uji perorangan sebesar 84% dan uji kelompok kecil 83%. Hasil ini menandakan media papan pintar Pancasila layak diimplementasikan pada siswa fase A sekolah dasar negeri koeloda.
Integrating Ngadhu Bhaga Oral Traditions into Elementary School Learning Materials Awe, Ermelinda Yosefa; Noge, Maria Desidaria; Ciak, Maria Sintia
Jurnal Prima Edukasia Vol. 14 No. 1 (2026): January 2026
Publisher : Asosiasi Dosen PGSD dan Dikdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpe.v14i1.91403

Abstract

This study aims to analyze the forms of oral traditions and values of the surviving Ngadhu Bhaga ethnic oral traditions at Ngada Regency that could potentially be used as learning materials in elementary schools. The method used is a case study with a qualitative approach. The data collection was conducted through observation, in-depth interviews with traditional figures, the Education and Culture Office, and documentation. Data analysis uses Campbell's model with a concept-setting approach. Research results show that the Ngadhu Bhaga ethnic oral tradition is still widely found in folktales, myths, legends, and pantuns, and has a potential cultural wealth to be used as contextual learning material. Values such as cooperation, respect, responsibility, and local wisdom are contained in the tradition and are highly relevant to instilling them in students early on. The oral traditions acquired in this study are Inerie folklore, Bu'e Wio folklore, Watu Kaba story, Wolo Watu Ata story, Ngadhubhaga myth or ancestral travel legend, and Ngadhubbhaga traditional proverbs. Stories – these stories and proverbs contain high values that are highly relevant to strengthening student character, and also serve as a form of preservation of local culture in elementary schools. This study recommends that this form of oral tradition be integrated into Indonesian, PPKn, IPS, and also the Art of Culture.