p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal e-CliniC
Wahyuni, Octavia D.
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan antara Intensitas Penggunaan Gawai dengan Perubahan Pola Tidur Pelajar Sekolah Menengah Atas Sangu, Yolenta C.; Wahyuni, Octavia D.
e-CliniC Vol. 13 No. 1 (2025): e-CliniC
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/ecl.v13i1.58301

Abstract

Abstract: Good sleep quality results in physiological and psychological balance upon awakening. Using gadgets for a long duration will affect sleep pattern. This study aimed to obtain the relationship between gadget use and changes in sleep pattern among high school students. This was an analytical and observational study with a cross-sectional design. Samples were students of SMA Regina Pacis Jakarta (senior high school), obtained by using consecutive non-random sampling technique. Sleep patterns were categorized using the PSQI questionnaire. Data were analyzed with Fisher's Exact Test. The results showed that most respondents had high-intensity device use behavior (88.4%), and most respondents had poor sleep pattern (97.6%). The statistical test obtained a p-value of 0.000 and PR 2.68 for the relationship between the intensity of gadget use and sleep patterns. In conclusion, there is a significant relationship between the intensity of gadget use and changes in sleep pattern among students of SMA Regina Pacis Jakarta. Students using gadgets with high intensity will have poor sleep patterns 2.68 times higher than those using gadgets with moderate intensity. Keywords: intensity of gadget use; sleep patterns; senior high school students   Abstrak: Kualitas tidur yang baik menghasilkan keseimbangan fisiologis dan psiklogis pada saat terbangun. Penggunaan gawai dengan durasi lama akan memengaruhi pola tidur seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak penggunaan gawai terhadap perubahan pola tidur siswa/i Sekolah Menengah Atas. Jenis penelitian ini ialah analitik observasional dengan desain potong lintang. Sampel penelitian ialah siswa/i SMA Regina Pacis Jakarta, diperoleh dengan teknik consecutive non-random sampling. Pola tidur dikategorikan menggunakan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Uji analisis statistik menggunakan Fisher’s Exact Test. Hasil penelitian mendapatkan sebanyak 95 siswa/i sebagai responden. Sebagian besar responden memiliki perilaku penggunaan gawai dengan intensitas tinggi (88,4%), dan sebagian besar responden memiliki pola tidur yang buruk (97,6%). Hasil uji statistik mendapatkan nilai p=0,000 dan PR 2,68 untuk hubungan antara intensitas penggunaan gawai dengan pola tidur. Simpulan penelitian ini ialah terdapat hubungan bermakna antara intensitas penggunaan gawai dengan pola tidur pada siswa/i SMA Regina Pacis Jakarta. Pengguna gawai dengan intensitas tinggi akan memiliki pola tidur buruk sebanyak 2,68 kali lebih tinggi dibandingkan yang menggunakan gawai dengan intensitas sedang. Kata kunci: intensitas penggunaan gawai; pola tidur; pelajar SMA
Hubungan Penggunaan Tas Punggung dengan Kejadian Nyeri Muskuloskeletal pada Pelajar SMA Solo, Godilia; Wahyuni, Octavia D.
e-CliniC Vol. 13 No. 2 (2025): e-CliniC
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/ecl.v13i2.58292

Abstract

Abstract: Backpack is still quite popular among high school students, albeit, inappropriate usage of backpacks can cause side effects in the form of pain complaints in the musculoskeletal system. This study aimed to determine the relationship between backpack usage and musculoskeletal disorders among high school students. This was an observational and analytical study with a cross-sectional design. Samples were high school students grades X-XI of SMA Regina Pacis Jakarta obtained by using concecutive non-random sampling method. Data of musculoskeletal pain using the Nordic body map (NBM) questionnaire were accompanied by measurements of backpack weight, body weight, and height. The results otained 94 students as samples. Students who used backpacks appropriately and did not experience musculoskeletal disorders were 12 people (92.3%), while students who used backpacks inappropriately and experienced musculoskeletal disorders were 20 people (24.7%). Analysis of the relationship between variables using the Fisher’s Exact test obtained  a p-value of 0.285, and a PR-value of 3.21. In conclusion, there is no significant relationship between backpack usage and musculoskeletal disorder among high school students of SMA Regina Pacis Jakarta. However, students who use backpacks inappropriately can experience musculoskeletal disorders 3.21 times greater than students who use backpacks appropriately. Keywords: backpack usage; musculoskeletal disorder; students    Abstrak: Penggunaan tas punggung di kalangan siswa sekolah menengah atas (SMA) masih cukup diminati, namun penggunaan tas punggung yang tidak sesuai dapat menimbulkan efek samping berupa keluhan nyeri pada sistem muskuloskeletal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penggunaan tas punggung dengan gangguan muskuloskeletal pada pelajar SMA. Metode penelitian ialah analitik-observasional dengan desain potong lintang. Sampel penelitian yaitu pelajar SMA Regina Pacis Jakarta kelas X- XI berjumlah 94 orang. Pengambilan sampel menggunakan metode concecutive non random sampling. Pengambilan data nyeri muskuloskeletal menggunakan kuesioner Nordic body map (NBM), disertai pengukuran berat tas punggung, berat badan, dan tinggi badan. Hasil penelitian mendapatkan pelajar yang menggunakan tas punggung dengan tepat dan tidak mengalami gangguan muskuloskeletal sebanyak 12 orang (92,3%) sedangkan pelajar yang menggunakan tas punggung tidak tepat dan mengalami gangguan muskuloskeletal sebesar 20 orang (24,7%). Uji analisis hubungan antar variabel menggunakan uji Fisher’s Exact Test mendapatkan p=0,285 dan nilai PR=3,21. Simpulan penelitian ini ialah tidak didapatkan hubungan bermakna antara penggunaan tas punggung dengan gangguan muskuloskeletal pada pelajar SMA Regina Pacis Jakarta, namun, pelajar yang menggunakan tas punggung tidak tepat dapat mengalami gangguan muskuloskeletal 3,21 kali lebih besar dibandingkan pelajar yang menggunakan tas punggung dengan tepat. Kata kunci: penggunaan tas punggung; gangguan muskuloskeletal; pelajar