Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Konsep dan Tantangan Tabligh dalam Islam: Analisis Perspektif Al-Qur'an dan Hadis di Era Digital Repolinda, Repolinda; Jamilah, Jamilah; Anwar, Kasful; Ansori, Ansori; Yusup, Muhammad
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 3 No. 1 (2025): March
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v3i1.319

Abstract

Tabligh dalam perspektif Islam merupakan salah satu aspek fundamental dalam penyampaian wahyu Allah kepada umat manusia. Konsep ini tidak hanya mencakup penyampaian pesan agama secara lisan, tetapi juga mengandung tanggung jawab moral, etika, dan sosial yang harus diemban oleh para da'i. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep tabligh dalam Islam, peranannya dalam kehidupan sosial, serta tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaannya di era modern. Kajian ini menggunakan pendekatan pustaka dengan menganalisis sumber utama dalam ajaran Islam, seperti Al-Qur'an, Hadis, dan literatur ulama klasik maupun kontemporer. Hasil kajian menunjukkan bahwa tabligh bukan sekadar penyampaian informasi agama, tetapi juga mencakup upaya mendidik dan membina umat agar dapat menginternalisasi ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, berbagai tantangan dalam konteks sosial, budaya, dan perkembangan teknologi modern turut mempengaruhi efektivitas tabligh. Oleh karena itu, diperlukan strategi dakwah yang adaptif dan berbasis hikmah agar pesan Islam dapat diterima dengan baik oleh masyarakat.
Konsep dan Tantangan Tabligh dalam Islam: Analisis Perspektif Al-Qur'an dan Hadis di Era Digital Repolinda, Repolinda; Jamilah, Jamilah; Anwar, Kasful; Ansori, Ansori; Yusup, Muhammad
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 3 No. 1 (2025): March
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v3i1.319

Abstract

Tabligh dalam perspektif Islam merupakan salah satu aspek fundamental dalam penyampaian wahyu Allah kepada umat manusia. Konsep ini tidak hanya mencakup penyampaian pesan agama secara lisan, tetapi juga mengandung tanggung jawab moral, etika, dan sosial yang harus diemban oleh para da'i. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep tabligh dalam Islam, peranannya dalam kehidupan sosial, serta tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaannya di era modern. Kajian ini menggunakan pendekatan pustaka dengan menganalisis sumber utama dalam ajaran Islam, seperti Al-Qur'an, Hadis, dan literatur ulama klasik maupun kontemporer. Hasil kajian menunjukkan bahwa tabligh bukan sekadar penyampaian informasi agama, tetapi juga mencakup upaya mendidik dan membina umat agar dapat menginternalisasi ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, berbagai tantangan dalam konteks sosial, budaya, dan perkembangan teknologi modern turut mempengaruhi efektivitas tabligh. Oleh karena itu, diperlukan strategi dakwah yang adaptif dan berbasis hikmah agar pesan Islam dapat diterima dengan baik oleh masyarakat.
Filosofi dan Nilai-Nilai Dasar MSDM Islam: Studi Kasus Implementasi Di MIN 2 Batanghari Jamilah, Jamilah; Repolinda, Repolinda; Ansori, Ansori; Yusup, Muhammad
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5746

Abstract

Islamic human resource management (HRM) is fundamentally rooted in Qur’anic and Prophetic principles, viewing humans as khalifah fil ardh (vicegerents on earth) and ibadurrahman (servants of the Merciful) who embody core values of amanah (trustworthiness), ‘adl (justice), ihsan (excellence), syura (consultation), and rahmatan lil ‘alamin (mercy to all creation). This study explores the philosophy and foundational values of Islamic HRM through a qualitative descriptive case study at MIN 2 Batanghari, examining their implementation in daily operations, teacher development, and organizational culture. Employing semi-structured in-depth interviews with 10 key informants (principal, teachers, administrative staff), non-participant observations of workplace interactions and decision-making processes, and document analysis of school policies and performance records (2023–2025), the research reveals consistent application of these principles. The khalifah fil ardh concept fosters accountability and leadership at every level, while ibadurrahman shapes humble, patient, and socially oriented behavior. Amanah ensures integrity in task execution, ‘adl guarantees fair distribution of responsibilities and rewards, ihsan drives excellence in performance, syura promotes inclusive decision-making, and rahmatan lil ‘alamin manifests in social support programs and community engagement. The findings demonstrate that grounding HRM in these Islamic values strengthens ethical work culture, teacher morale, retention, and character education, while effectively addressing challenges such as limited resources through spiritual commitment and collective consultation. This research contributes empirical insights from a local madrasah ibtidaiyah negeri, filling a gap in contextual studies on Islamic HRM in Indonesian primary Islamic education.