Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Menciptakan Ekosistem Cinta Lingkungan Melalui Bank Sampah Aulia, Rizki; Hanifah, Eva; Sukma, Gregorius Teja; Rizki, Jenny Ana
Prosiding Dedikasi: Pengabdian Mahasiswa Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): PROSIDING DEDIKASI MARET
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat ini mengambil objek penelitian yaitu Yayasan Berkah Qur’an dan Dhuafa. Tujuan dari PKM ini adalah untuk memperkenalkan Bank Sampah kepada masyarakat. Kelompok kami memulai kegiatanya dari Yayasan Yatim & Dhuafa Berkah Qur’an. Karena sasaran termasuk masih anak-anak yang cepat belajar maka dari itu kami menggunakan kesempatan ini untuk menambah wawasan terkait bank sampah. Bank sampah bisa membantu untuk mengontrol sampah serta membuat masyarakat lebih bersemangat untuk memilah sampah dan mendaur ulangnya karena bisa mendapatkan pundi-pundi rupiah. Tujuan dibangunnya bank sampah sebenarnya bukan bank sampah itu sendiri. Bank sampah merupakan salah satu strategi untuk membangun kepedulian masyarakat agar dapat “berdamai dan berkawan” dengan sampah untuk mendapatkan manfaat ekonomi langsung dari sampah. Hasil dari kegiatan PKM ini yaitu anak-anak Yayasan Yatim dan Dhuafa memiliki sudut pandang lain terhadap sampah. Sebagai generasi penerus, anak-anak perlu ditanamkan tentang perlunya pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan, salah satunya dengan kegiatan Bank Sampah ini. Terlebih dapat diterapkan minimal di lingkungan sekolah dan yayasan.Kata kunci: Sampah, Pengelolaan, Bank Sampah
Analisis Pengetahuan Bidan Tentang 12T Pada Pelayanan Antenatal Care Dengan Pendidikan Bidan Praktek Di Wilayah Kerja Puskesmas Majalaya : Analysis of Midwives' Knowledge of 12T in Antenatal Care Services with Midwifery Practice Education in the Majalaya Community Health Center Work Area Hanifah, Eva
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v12i1.368

Abstract

Kematian ibu di Kabupaten Bandung di tahun 2024 adalah 44 Kasus kematian ibu hamil, banyak diantaranya karena kasus preeklampsia atau darah tinggi pada ibu hamil dan juga karena kasus perdarahan. Kasus kematian ibu hamil salah satunya bisa dicegah dengan kualitas ANC pada ibu hamil dan juga perbaikan kualitas ANC dengan pendekatan 12 T. Bidan harus mempunyai pengetahuan yang luas mengenai ilmu kebidanan baik melalui pendidikan formal dan non formal. Dari situlah bidan bisa memberikan pengetahuan tentang tujuan antenatal care dalam pemeriksaan antenatal sehingga pengetahuan ibu hamil akan meningkat akhirnya dengan kesadaran ibu hamil akan bersikap positif melakukan pemeriksaan antenatal.Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan bidan tentang 12 T pada antenatarcare dengan penidikan Bidan di Wilayah Kerja Puskesmas majalaya. Metoda Penelitian yang digunakan adalah survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Tehnik sampling yang digunakan adalah cluster random sampling. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner dan uji statistik menggunakan Chisquare. Hasil penelitian menunjukkan rata – rata pengetahuan bidan tentang12 T pada pelayanan ANC  yaitu baik. Pendidikan Bidan terbanyak pada tingkat Pendidikan Diploma III. Hasil uji Chisquare p-Value < 0.05. Sehingga dapat disimpulkan ada hubungan  yang signifikan antara pengetahuan bidan tentang 12T  pelayanan antenatal care dengan Pendidikan Bidan.   Maternal mortality in Bandung Regency in 2024 was 44 cases of maternal death, many of which were due to cases of preeclampsia or high blood pressure in pregnant women and also due to cases of bleeding. One of the cases of maternal death can be prevented by the quality of ANC in pregnant women and also improving the quality of ANC with a 12 T approach. Midwives must have extensive knowledge of obstetrics through both formal and non-formal education. From there, midwives can provide knowledge about the purpose of antenatal care in antenatal examinations so that the knowledge of pregnant women will increase ultimately with the awareness of pregnant women will have a positive attitude in carrying out antenatal examinations. The purpose of this study was to determine the relationship between midwives' knowledge about 12 T in antenatal care and midwife education in the Majalaya Community Health Center Working Area. The research method used was an analytical survey with a cross-sectional approach. The sampling technique used was cluster random sampling. This research instrument used a questionnaire and statistical tests using Chisquare. The results showed that the average knowledge of midwives about 12 T in ANC services was good. The majority of midwives' education was at the Diploma III level. The Chi-square test results showed a p-value <0.05. Therefore, it can be concluded that there is a significant relationship between midwives' knowledge of the 12T antenatal care services and their education.