Lianawaty, Navita
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Investasi Publik Terhadap Keberlanjutan Utang Lianawaty, Navita
PARAHYANGAN ECONOMIC DEVELOPMENT REVIEW Vol 3 No 1 (2024): Parahyangan Economic Development Review
Publisher : Jurusan Ilmu Ekonomi Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/pedr.v3i1.8891

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak anggaran belanja investasi publik terhadap keberlanjutan utang di Indonesia menggunakan metode Error Correction Model (ECM) pada data kuartalan 2005Q1–2023Q4. Hasil menunjukkan bahwa dalam jangka pendek, belanja investasi publik meningkatkan pembiayaan utang, sementara inflasi yang terkendali mengurangi beban utang nominal. Namun, dalam jangka panjang, investasi publik belum berdampak signifikan pada keberlanjutan utang, dengan pertumbuhan ekonomi menjadi faktor utama dalam memperkuat kondisi fiskal. Berdasarkan hasil estimasi, nilai ECT mengindikasikan bahwa utang pemerintah berada dalam kondisi tidak keberlanjutan, dengan pola penyesuaian menjauhi steady state dan meningkatkan risiko ketidakseimbangan ekonomi di masa depan. Penelitian ini menyoroti pentingnya efektivitas pengelolaan investasi publik melalui perencanaan anggaran strategis dan manajemen proyek. Implikasinya, pemerintah perlu mengalokasikan belanja publik secara efisien untuk menciptakan manfaat ekonomi jangka panjang tanpa membebani utang secara berlebihan.
Pengaruh Investasi Publik Terhadap Keberlanjutan Utang Lianawaty, Navita
PARAHYANGAN ECONOMIC DEVELOPMENT REVIEW Vol 3 No 1 (2024): Parahyangan Economic Development Review
Publisher : Jurusan Ilmu Ekonomi Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/pedr.v3i1.8891

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak anggaran belanja investasi publik terhadap keberlanjutan utang di Indonesia menggunakan metode Error Correction Model (ECM) pada data kuartalan 2005Q1–2023Q4. Hasil menunjukkan bahwa dalam jangka pendek, belanja investasi publik meningkatkan pembiayaan utang, sementara inflasi yang terkendali mengurangi beban utang nominal. Namun, dalam jangka panjang, investasi publik belum berdampak signifikan pada keberlanjutan utang, dengan pertumbuhan ekonomi menjadi faktor utama dalam memperkuat kondisi fiskal. Berdasarkan hasil estimasi, nilai ECT mengindikasikan bahwa utang pemerintah berada dalam kondisi tidak keberlanjutan, dengan pola penyesuaian menjauhi steady state dan meningkatkan risiko ketidakseimbangan ekonomi di masa depan. Penelitian ini menyoroti pentingnya efektivitas pengelolaan investasi publik melalui perencanaan anggaran strategis dan manajemen proyek. Implikasinya, pemerintah perlu mengalokasikan belanja publik secara efisien untuk menciptakan manfaat ekonomi jangka panjang tanpa membebani utang secara berlebihan.