hani, umii
LPPM STIKES BINA GENERASI POLEWALI MANDAR

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN PENGETAHUAN ORANG TUA TENTANG GIZI DENGAN PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN ANAK USIA PRA SEKOLAH 4 TAHUN DI TK RA. RIYADHATUTHAHIRIYAH PAMBUSUANG KECAMATAN BALANIPA KABUPATEN POLEWALI MANDAR hani, umii
Jurnal Kesehatan Bina Generasi Vol 9 No 2 (2017): Jurnal Kesehatan Bina Generasi
Publisher : LPPM STIKES BINA GENERASI POLEWALI MANDAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.286 KB)

Abstract

  Hasil-hasil studi dibidang neurologi mengetengahkan antara lain bahwa  perkembangan anak telah mencapai 50% ketika anak berusia 4 tahun,  80% ketika anak berusia 8 tahun, dan genap 100% ketika anak berusia 18 tahun (Osborn, White, dan Bloom). Studi tersebut makin menguatkan pendapat para ahli sebelumnya, tentang keberadaan masa peka atau masa emas (golden age) pada anak-anak usia dini. Masa emas perkembangan anak yang hanya datang sekali seumur hidup tidak boleh disia-siakan. Kurangnya pengetahuan orang tua tentang pentingnya gizi pada anak semakin memperburuk tumbuh kembang pada anaknya, hal ini berdampak pada kualitas Sumber Daya Manusia 20 tahun ke depan yang buruk. Tujuan Penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan pengetahuan orang tua tentang gizi dengan pertumbuhan dan perkembangan Anak Prasekolah 4 tahun. Metode Penelitian, yang digunakan adalah metode analitik dengan pendekatan Cros s sectional. Penelitian ini mengambil sampel 31 anak dan ibunya  di TK RA. Riyadhatuthahiriyah Pambusuang kecamatan Balanipa kabupaten Polewali Mandar, yang mana tekhnik pengambilan sampel secara totalsampling yaitu Dimana Alat Ukur yang digunakan ialah Kuesioner serta alat timbangan berat badan dan lembar observasi. Yang mana dianalisis menggunakan uji Fisher's Exact Test dengan tingkat signifikansi  α = 0,05.
PENGARUH PEMBERIAN AIR REBUSAN DAUN JAMBU BIJI TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE II DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PEKKABATAKABUPATEN POLEWALI MANDAR hani, umii
Bina Generasi : Jurnal Kesehatan Vol 9 No 2 (2017): Jurnal Kesehatan Bina Generasi
Publisher : LPPM STIKES BINA GENERASI POLEWALI MANDAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.407 KB) | DOI: 10.35907/jksbg.v9i2.40

Abstract

Latar Belakang: Penderita diabetes mellitus di dunia semakin meningkat setiap tahun, pada tahun 1994 berjumlah 150 juta orang dan pada tahun 2010 berjumlah 279,3 juta dan diperkirakanTahun 2020 berjumlah 300 juta. Pada tahun 2011 diperkirakan 366 juta orang di seluruh dunia menderita diabetes melitus tipe 2.Fungsi 2.Estimasi Terakhir, ada 382 juta orang yang hidup dengan diabetes di Dunia pada tahun 2013. Diperkirakan 382 juta orang, 175 juta di antaranya belum didiagnosis sehingga terancam oleh tumbuh semakin tanpa komplikasi tidak sadar dan tanpa pencegahan. Jenis penelitian ini adalah desain penelitian eksperimental "true experiment" yaitu penelitian yang dilakukan eksperimen nyata. Ukuran sampel dalam penelitian ini adalah jumlah 10 pasien dengan diabetes tipe II yang diberi daun jambu biji air rebusan pada saat penelitian di mana pasien di rumah Puskesmas Takkatidung desa Pekkabata Polewali Mandar tahun 2017. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah total teknik pengambilan sampel, yaitu pengambilan sampel total populasi seluruhnya agar mendapatkan sampel 10 orang diberi rebusan air daun jambu biji.