Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Penerapan Manajemen Keselamatan Kesehatan Kerja di Industri Alen-Alen Wirdatul Jannah; Maulida Neza Hayati Sitompul; Sri Nabilawati; Abdurrozzaq Hasibuan
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 2 No. 2 (2024): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v2i2.103

Abstract

Industri pabrik memiliki risiko pekerjaan yang cukup tinggi sehingga dalam pelaksanaannya diperlukan manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Manajemen K3 merupakan salah satu upaya yang untuk meminimalisir risiko kecelakaan kerja dan bahaya dilapangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan manajamen K3 pada industri pabrik kerupuk alen-alen di Lubuk Pakam, Kecamatan Deli Serdang. Metode yang digunakan yaitu melalui metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dengan cara melakukan wawancara mendalam kepada pemilik pabrik dan beberapa pekerja disana mengenai penerapan prinsip K3, kejadian kecelakaan, serta menganalisis potensi bahaya di lingkungan kerja pabrik alen-alen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan manajemen K3 belum cukup baik, hal ini dikarenakan minimnya pengetahuan para pekerja akan pentingnya penerapan K3. Hasil penelitian juga menjelaskan promosi K3 yang dilakukan peneliti yang diharapkan dapat meningkatkan manajemen K3 yang lebih baik lagi di industri Pabrik Alen-Alen.
Analisis Kesiapsiagaan Tanggap Darurat Kebakaran dan Komitmen Manajamen Rumah Sakit di Indonesia Aliyah Rifdha; Daffa Dhiba Oesraini; Muliyani Muliyani; Abdurrozzaq Hasibuan
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 2 No. 2 (2024): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v2i2.107

Abstract

Rumah Sakit merupakan salah satu institusi kesehatan yang vital dalam menyediakan pelayanan medis dan bertanggung jawab dalam menjaga keselamatan pasien, pengunjung serta stafnya dari risiko bencana. Kesiapsiagaan tanggap darurat di rumah sakit dalam menghadapi bencana khusunya kebakaran merupakan aspek krusial dalam manajemen risiko dan keselamatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapsiagaan tanggap darurat rumah sakit dalam menghadapi bencana kebakaran dan komitmen manajemen Rumah Sakit di Indonesia melalui studi literatur. Evaluasi dilakukan terhadap kebijakan, infrastruktur, pelatihan, dan kesadaran staf. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur terkini dengan mengumpulkan artikel dan jurnal ilmiah yang relevan dan memenuhi kriteria inklusi. Hasil studi menunjukkan bahwa meskipun sebagian besar rumah sakit telah memiliki kebijakan dan infrastruktur dasar untuk tanggap darurat, terdapat variasi dalam implementasi dan pemahaman prosedur di antara staf. Selain itu, ditemukan bahwa pelatihan dan simulasi bencana belum merata di semua rumah sakit.  Disarankan adanya peningkatan program pelatihan dan sosialisasi yang menyeluruh untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan respons efektif terhadap bencana, demi menjamin keselamatan pasien dan staf rumah sakit.
Analisis Penerapan Manajemen Keselamatan Kesehatan Kerja di Industri Alen-Alen Wirdatul Jannah; Maulida Neza Hayati Sitompul; Sri Nabilawati; Abdurrozzaq Hasibuan
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 2 No. 2 (2024): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v2i2.103

Abstract

Industri pabrik memiliki risiko pekerjaan yang cukup tinggi sehingga dalam pelaksanaannya diperlukan manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Manajemen K3 merupakan salah satu upaya yang untuk meminimalisir risiko kecelakaan kerja dan bahaya dilapangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan manajamen K3 pada industri pabrik kerupuk alen-alen di Lubuk Pakam, Kecamatan Deli Serdang. Metode yang digunakan yaitu melalui metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dengan cara melakukan wawancara mendalam kepada pemilik pabrik dan beberapa pekerja disana mengenai penerapan prinsip K3, kejadian kecelakaan, serta menganalisis potensi bahaya di lingkungan kerja pabrik alen-alen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan manajemen K3 belum cukup baik, hal ini dikarenakan minimnya pengetahuan para pekerja akan pentingnya penerapan K3. Hasil penelitian juga menjelaskan promosi K3 yang dilakukan peneliti yang diharapkan dapat meningkatkan manajemen K3 yang lebih baik lagi di industri Pabrik Alen-Alen.
Analisis Kesiapsiagaan Tanggap Darurat Kebakaran dan Komitmen Manajamen Rumah Sakit di Indonesia Aliyah Rifdha; Daffa Dhiba Oesraini; Muliyani Muliyani; Abdurrozzaq Hasibuan
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 2 No. 2 (2024): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v2i2.107

Abstract

Rumah Sakit merupakan salah satu institusi kesehatan yang vital dalam menyediakan pelayanan medis dan bertanggung jawab dalam menjaga keselamatan pasien, pengunjung serta stafnya dari risiko bencana. Kesiapsiagaan tanggap darurat di rumah sakit dalam menghadapi bencana khusunya kebakaran merupakan aspek krusial dalam manajemen risiko dan keselamatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapsiagaan tanggap darurat rumah sakit dalam menghadapi bencana kebakaran dan komitmen manajemen Rumah Sakit di Indonesia melalui studi literatur. Evaluasi dilakukan terhadap kebijakan, infrastruktur, pelatihan, dan kesadaran staf. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur terkini dengan mengumpulkan artikel dan jurnal ilmiah yang relevan dan memenuhi kriteria inklusi. Hasil studi menunjukkan bahwa meskipun sebagian besar rumah sakit telah memiliki kebijakan dan infrastruktur dasar untuk tanggap darurat, terdapat variasi dalam implementasi dan pemahaman prosedur di antara staf. Selain itu, ditemukan bahwa pelatihan dan simulasi bencana belum merata di semua rumah sakit.  Disarankan adanya peningkatan program pelatihan dan sosialisasi yang menyeluruh untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan respons efektif terhadap bencana, demi menjamin keselamatan pasien dan staf rumah sakit.