biges, rosdiana
LPPM STIKES BINA GENERASI POLEWALI MANDAR

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

GAMBARAN PENGETAHUAN PASANGAN USIA SUBUR TENTANG RISIKO 4 TERLALU (TERLALU MUDA, TERLALU TUA, TERLALU DEKAT, TERLALU BANYAK) DI PUSTU TONYAMAN KECAMATAN BINUANG KABUPATEN POLEWALI MANDAR biges, rosdiana
Jurnal Kesehatan Bina Generasi Vol 8 No 2 (2016): Jurnal Kesehatan Bina Generasi
Publisher : LPPM STIKES BINA GENERASI POLEWALI MANDAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.197 KB)

Abstract

Latar belakang : 4 Terlalu  adalah Faktor yang dapat mengakibatkan persalinan berisiko tinggi. Diantaranya terlalu muda (usia di bawah 16 tahun), terlalu tua (usia diatas 35 tahun), terlalu sering (eprbedaan usia antar anak sangat dekat) dan terlalu banyak (memiliki lebih dari empat orang anak) tingginya angka kematian ibu juga tidak terlepas dari resiko 4 terlalu tersebut, yaitu (terlalu banyak anak, terlalu muda, terlalu tua, dan terlalu dekat jarak kehamilan). Yang sangat membahayakan bagi kesehatan ibu. Ada sebesar 22,4 % wanita dengan resiko 4 terlalu telah meninggal, dengan rincian hamil terlalu muda (<18 thn), sebesar 4,1 % hamil terlalu tua (>34 thn), sebesar 3,8 %, jarak terlalu dekat (<2 thn) sebesar 5,2 %, dan jumlah anak terlalu banyak (> 3 orang) sebesar 9, 4 % . Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan pasangan usia subur tentang resiko 4 terlalu (terlalu muda,terlalu tua, terlalu dekat, terlalu banyak) dipustu tonyaman. Metode penelitian adalah deskriptif jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 347 pasangan usia subur di pustu tonyaman wilayah kerja puskesmas polewali dan jumlah sampel dalam penelitian ini berjumlah 78 pasangan, sesuai dengan populasi penentuan sampel mengunakan teknik Random sampling data di peroleh dengan instrument analisis data univariat kuisioner. Hasil penelitian di dapatkan bahwa tingkat pengetahuan pasangan usia subur tentang pengertian resiko 4 terlalu tertinggi, dalam kategori cukup untuk istri yaitu 30 responden atau  (28.20%), suami 31 responden atau (39.74%)kategori baik, tentang manfaat mengetahui resiko 4 terlalu tertinggi dalam kategori kurang untuk istri yaitu 45 responden atau (57.69%), suami tertinggi kategori kurang yaitu 37 atau (47.43) tentang bahaya resiko 4 terlalu tertinggi dalam kategori cukup untuk istri yaitu 41 responden atau (52.56%), untuk suami 32 responden atau (41.02%),tentang mencegah resiko 4 terlalu tertinggi dalam kategori cukup untuk istri 32 atau (41%), dan kategori suami 31 atau (39.74)diperoleh kategori kurang. Kesimpulan : pengetahuan   pasangan usia subur tentang resiko 4 Terlalu secara keseluruhan berada dalam kategori cukup untuk istri yaitu 38 responden (48.71%), dan suami pengetahuan kurang dengan hasil 33 atau (42.30%) namun tetap diharapkan perlu adanya penigkatan dalam hal pengetahuan pasangan usia subur .
GAMBARAN FAKTOR-FAKTOR TENTANG PEMILIHAN PERTOLONGAN PERSALINAN OLEH TENAGA KESEHATAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MAPILLI KABUPATEN POLEWALI MANDAR biges, rosdiana
Bina Generasi : Jurnal Kesehatan Vol 9 No 2 (2017): Jurnal Kesehatan Bina Generasi
Publisher : LPPM STIKES BINA GENERASI POLEWALI MANDAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.159 KB) | DOI: 10.35907/jksbg.v9i2.70

Abstract

Latar Belakang: Pemanfaatan penolong persalinan oleh tenaga kesehatan profesional (bidan) di masyarakat masih sangat rendah dibandingkan indikator yang diharapkan. Hal ini disebabkan oleh factor ibu seperti pengetahuan, social ekonomi, pendidikan dan sikap dalam mengambil keputusan untuk memanfaatkan tenaga kesehatan ahli dalam pertolongan persalinan serta jangkauan ke pelayanan kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran factor-faktor yang mempengaruhi pemilihan pertolongan persalinan dari segi pengetahuan, pendidikan, penghasilan, dan sikap terhadap pelayanan oleh tenaga kesehatan khususnyatentang pertolongan persalinan. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif, dengan sampel adalah ibu bersalin tahun 2014 baik yang bersalin di Nakes maupun Non-Nakes. Jumlah Populasi sebayak 471 ibu bersalin dimana jumlah sampel sebanyak 82 orang dengan penentuan sampel menggunakan sample random sampling. Data diperoleh dengan wawancara dan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian didapatkan faktor pengetahuan dan sikap berpengaruh terhadap pemilihan pertolongan persalinan sedang faktor pendidikan dan penghasilan tidak berpengaruh terhadap pemilihan pertolongan persalinan. Kesimpulan: berdasarkan hasil penelitian perlu adanya penyuluhan tentang pentingnya pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan, untuk meningkatkan pengetahuan serta mengubah pola sikap masyarakat menjadi positif terhadap pelayanan oleh tenaga kesehatan khususnya yang berkaitan dengan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan.
Gambaran Pengetahuan Remaja Putri Tentang Pernikahan Dini Di SMPN Anreapi Kec. Anreapi Kab. Polewali Mandar biges, rosdiana
Bina Generasi : Jurnal Kesehatan Vol 10 No 2 (2018): Jurnal Kesehatan Bina Generasi
Publisher : LPPM STIKES BINA GENERASI POLEWALI MANDAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.214 KB) | DOI: 10.35907/jksbg.v10i2.95

Abstract

Latar belakang : Pernikahan dini menjadi salah satu persoalan yang terus dilakukan upaya untuk mengatasinya karena pernikahan dini menghasilkan banyak dampak negatif, tidak hanya bagi individu yang melakukan pernikahan dini tersebut, melainkan juga bagi negara karena dengan menikah dini, banyak anak-anak di Indonesia menjadi putus sekolah, akibatnya angka pengangguran di Indonesia menjadi meningkat dan kualitas SDM semakin rendah. Kantor Urusan Agama Kecamatan Anreapi Kabupaten Polewali Mandar  mengatakan bahwa terdapat 23 orang yang melalukan pernikahan dini pada tahun 2016 dan mengalami peningkatan pada tahun 2017 yaitu mencapai  37. Tujuan :Untukmengetahui Gambaran Pengetahuan Remaja Putri Tentang Pernikahan Dini Di SMPN Anreapi Kec. Anreapi Kab. Polewali Mandar. Metode penelitian :Jenis penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriftif kuantitatifyaitu metode yang dilakukan dengan satu tujuan membuat gambaran atau deskripsi tentang suatu keadaan secara objektif dalam bentuk angka-angka mulai dari pengumpulan data serta penampilan dari hasilnya. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 65 orang siswi putri SMPN Anreapi.Penelitian ini dilaksanakan pada bulan agustus 2018 dengan menggunakan tehnik accidental. Accidental sampling adalah pengambilan sampel yang dilakukan sesaat. Sehingga sampel diperoleh adalah yang ada atau tersedia pada waktu itu. Hasil : Secara keseluruhan gambaran pengetahuan remaja putri tentang Pernikahan Dini, dimana hasil penelitian menunjukan bahwa dari 65 responden yang memperoleh kriteria baik sebanyak 4 responden atau (6,2%),  yang memperoleh kriteria cukup sebanyak 46 responden atau (70,77%) dan yang memperoleh kriteria kurang sebanyak  15 responden atau (23,1%). Kesimpulan : Berdasarkan penelitian diperoleh hasil tentang tingkat pengetahuan remaja putri tentang pernikahan dini di SMPN Anreapi Kecamatan Anreapi Kabupaten Polewali Mandar Tahun 2018 berada pada kategori cukup. Saran : Diharapkan remaja agar dapat terus meningkatkan wawasan dan pengetahuan mengenai hal yang berhubungan dengan pernikahan dini sehingga para remaja dapat meningkatkan pengetahuan.
PENGARUH PEMBERIAN KOMPRES AIR HANGATTERHADAP PENGURANGAN RASA NYERI PADA IBU BERSALIN DI PUSKESMAS PEKKABATA biges, rosdiana
Bina Generasi : Jurnal Kesehatan Vol 10 No 1 (2018): Jurnal Kesehatan Bina Generasi
Publisher : LPPM STIKES BINA GENERASI POLEWALI MANDAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (527.36 KB) | DOI: 10.35907/jksbg.v10i1.96

Abstract

Latar Belakang : Sebagian besar ibu bersalin mengalami rasa nyeri pada waktu melahirkan, tetapi intensitasnya rasa nyeri ini berbeda pada setiap ibu bersalin. Metode non farmakologis merupakan metode yang paling sering digunakan untuk mengurangi nyeri. Dari data yang diperoleh di Puskesmas Pekkabata pada tahun 2016 jumlah ibu bersalin sebanyak 450 orang dan pada tahun 2017 terhitung sejak bulan Oktober - Desember sebanyak 29 ibu bersalin sehingga peneliti tertarik untuk meneliti Gambaran pengetahuan ibu tentang Pneumonia  pada balita  di Puskemas Pekkabata tahun 2016. Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui Pengaruh Pemberian kompres air hangat terhadap pengurangan rasa nyeri pada ibu bersalin di Puskesmas Pekkabata. Metode Penelitian : yang digunakan adalah quasy eksperimentaldesign/eksperimen semu, yaitu penelitian eksperimen yang dilaksanakan pada satu kelompok saja yang dinamakan kelompok eksperimen tanpa ada kelompok pembanding atau kelompok kontrol (Arikunto, 2012). Populasi dalam penelitian ini semua ibu bersalindi Puskesmas Pekkabata pada tahun 2017 terhitung sejak bulan oktober-desember sebanyak 29 orang.Pemilihan sampel dalam penelitian ini adalah menggunakan Accidental Sampling yaitu pengambilan sampel yang dilakukan dengan kebetulan bertemu.Banyaknya sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 29 responden. Hasil penelitian : Uji statistic menggunakan Marginal Homogeneity Test juga mendukung data pada table dimana dari hasil diperoleh pvalue = 0,000 (Pvalue<0,05) maka ini berarti Ha diterima dan H0 ditolak dapat disimpulkan bahwa ada Pengaruh Pemberian kompres air hangat terhadap pengurangan rasa nyeri pada ibu bersalin di Puskesmas Pekkabata. Kesimpulan :adanya pengurangan nyeri setelah dilakukan kompres air hangat pada ibu bersalin.