Jemmy Ratna Dewi
Universities Halu Oleo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Kepatuhan Petugas dalam Pelaksanaan MTBS di PUSKESMAS Wilayah Kota Kendari Jemmy Ratna Dewi; Ramadhan Tosepu; Sartiah Yusran
Jurnal Kendari Kesehatan Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Kendari Kesehatan Masyarakat (JKKM)
Publisher : Program Studi S2 Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkkm.v2i3.1085

Abstract

Integrated Management Of Childhood Illness (MTBS) merupakan standar pelayanan dan manajemen dalam menangani penyakit anak. MTBS dapat memberikan kontribusi yang besar dalam menurunkan angka kematian neonatus, bayi dan balita jika dilakukan dengan benar. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan variabel pendidikan, pelatihan, masa kerja dan motivasi terhadap kepatuhan petugas dalam pelaksanaan MTBS di Puskesmas Kota Kendari. Penelitian ini merupakan penelitian metode campuran (kuantitatif-kualitatif) dengan teknik total sampling. Sampel penelitian ini adalah 30 petugas MTBS untuk penelitian kuantitatif dan 10 Kepala Puskesmas untuk penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, observasi dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel masa kerja (p value = 0,05) memiliki hubungan dengan kepatuhan petugas, sejalan dengan hasil analisis kualitatif variabel motivasi (p value = 0,02) memiliki hubungan dengan kepatuhan pegawai. sejalan dengan hasil analisis kualitatif. Sedangkan variabel pendidikan (p value =0,79 ) dan pelatihan (p value = 0,96 ) tidak memiliki hubungan dengan kepatuhan petugas, tidak sejalan dengan hasil analisis kualitatif yang menyatakan bahwa pendidikan dan pelatihan berhubungan dengan kepatuhan petugas. Variabel motivasi (p value = 0,04) dan (OR=6,19 ) secara konsisten memiliki hubungan dengan kepatuhan petugas. Namun pendidikan dan pelatihan juga menentukan kepatuhan petugas MTBS bersama dengan faktor lain seperti infrastruktur, sumber daya manusia, kepemimpinan, dan pemantauan evaluasi