Tsalits Atana Haryadi
Universitas Gadjah Mada

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Daya Dukung Kawasan Wisata Pantai Prigi di Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek Tsalits Atana Haryadi; Joni Purwohandoyo
Jurnal Geografi : Media Informasi Pengembangan dan Profesi Kegeografian Vol 15, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jg.v15i1.11249

Abstract

Kawasan Wisata Pantai Prigi merupakan salah satu pantai yang menjadi sasaran pengembangan wisata bagi pemerintah Kabupaten Trenggalek. Pengembangan wisata alam yang rentan terhadap adanya penurunan atau perubahan kualitas lingkungan memerlukan perencanaan pengembangan pariwisata yang sesuai dengan kapasitas ekosistem wisata atau daya dukung kawasan wisata. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan zonasi kawasan wisata berdasarkan kenyamanan fisiologis dengan besaran daya dukung wisata serta implikasinya terhadap wisatawan di kawasan wisata Pantai Prigi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Teknik pengumpulan data melalui olah data sekunder laporan iklim harian BMKG, olah data sekunder jumlah kunjungan wisatawan Pantai Prigi, olah data primer pengukuran iklim harian di kawasan wisata Pantai Prigi, dan hasil kuesioner terhadap 145 wisatawan Pantai Prigi. Penelitian ini menunjukkan hasil akhir besaran daya dukung kawasan wisata Pantai Prigi sebanyak 390 wisatawan/hari yang menandakan kawasan wisata Pantai Prigi tergolong aman dan terkendali apabila dibandingkan dengan data jumlah kunjungan wisatawan di Pantai Prigi pada tahun 2011-2016. Zonasi kawasan wisata berada di luar zona optimum, tepatnya pada zona heat dan stress berdasarkan kenyamanan fisiologis. Zona ini memiliki suhu udara antara 20-32°C dan kelembaban udara lebih besar dari 55%. Besaran daya dukung dan zonasi kenyamanan fisiologis berimplikasi pada wisatawan, baik dalam hal jumlah, frekuensi kunjungan maupun dalam pemilihan aktivitas wisata.