Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Peningkatan Kepercayaan Diri Siswa SMK Kelas 10 Jurusan Pemasaran Melalui Pendekatan Bimbingan Kelompok Permana, Bintang
Jurnal Psikologi Vol. 2 No. 2 (2025): February
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pjp.v2i2.3788

Abstract

Kepercayaan diri merupakan salah satu faktor penting dalam keberhasilan belajar siswa, terutama bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) jurusan Pemasaran yang membutuhkan keterampilan komunikasi yang baik. Namun, masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam mengembangkan rasa percaya diri mereka, yang berdampak pada keterampilan sosial dan akademik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas layanan bimbingan kelompok dengan teknik modeling partisipan dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa kelas 10 jurusan Pemasaran di SMK Negeri 1 Purwojati. Menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui bimbingan kelompok, siswa mengalami peningkatan signifikan dalam keberanian berbicara, partisipasi aktif dalam diskusi, dan interaksi sosial. Faktor utama yang mempengaruhi peningkatan kepercayaan diri adalah dukungan sosial dari teman sebaya, pengalaman positif dalam berbicara di depan umum, serta peran fasilitator dalam menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung. Namun, beberapa siswa masih menghadapi tantangan dalam mengatasi kecemasan saat berbicara di depan kelompok besar. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan berkelanjutan dan lebih variatif dalam bimbingan kelompok untuk membantu siswa mengatasi hambatan tersebut.  
Evaluasi Efektivitas Sistem Informasi JDIH dalam Penyebaran Informasi Hukum di Sekretariat Daerah Kabupaten Belitung Wahyuni, Eka Indah; Permana, Bintang
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI) Vol 8, No 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jnkti.v8i6.10133

Abstract

Abstrak - Transformasi digital dalam pemerintahan menuntut penyediaan layanan informasi hukum yang terpadu, akurat, dan mudah diakses melalui Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH). Penelitian ini mengevaluasi efektivitas implementasi Sistem Informasi JDIH di Sekretariat Daerah Kabupaten Belitung berdasarkan analisis dokumen, observasi portal jdih.belitung.go.id, serta wawancara dengan pengelola dan pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa JDIH telah menjalankan fungsi dasar sebagai kanal penyebaran informasi hukum, namun efektivitasnya belum optimal akibat ketidakkonsistenan metadata, penerapan SOP internal yang belum seragam, keterlambatan pembaruan dokumen, performa portal yang kurang optimal pada perangkat mobile, serta rendahnya sosialisasi kepada publik. Temuan ini mengindikasikan adanya kesenjangan antara standar nasional—sebagaimana diatur dalam Perpres No. 33/2012 dan Perbup No. 20/2018—dengan implementasi operasional di lapangan. Penelitian ini merekomendasikan lima langkah perbaikan, yaitu standarisasi metadata dan SOP, peningkatan kapasitas SDM, optimalisasi teknis dan UI/UX portal, sinkronisasi kebijakan lokal dengan pedoman JDIHN, serta penguatan sosialisasi dan monitoring berkala. Rekomendasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan dokumentasi hukum daerah yang lebih modern, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan pengguna.Kata kunci : Sistem Informasi; Pemberdayaan Masyarakat; E-Government; Kantor Camat Tanjungpandan; Abstract - The digital transformation of government services requires the provision of integrated, accurate, and easily accessible legal information through the Legal Documentation and Information Network (JDIH). This study evaluates the effectiveness of the JDIH Information System implemented by the Regional Secretariat of Belitung Regency through document analysis, direct observation of the official portal (jdih.belitung.go.id), and in-depth interviews with administrators and users. The findings indicate that although JDIH has fulfilled its basic function as a platform for disseminating legal products—such as regional regulations and regent decrees—its effectiveness remains suboptimal. This is due to inconsistent metadata, uneven implementation of internal SOPs, non–real-time document updates, suboptimal mobile performance, and limited public outreach. These issues reveal a gap between the national standards mandated by Presidential Regulation No. 33/2012 and Belitung Regent Regulation No. 20/2018 and the actual operational practices. The study proposes five key recommendations: standardizing metadata and SOPs, strengthening staff capacity, optimizing technical and UI/UX components, synchronizing local policies with JDIHN guidelines, and improving structured outreach and periodic monitoring. These recommendations are expected to enhance the quality of regional legal information services, making them more modern, transparent, and user-responsive.Keywords:Information Systems; Community Empowerment; E-Government; Tanjungpandan Subdistrict Office;