Yasri Mandar
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Problematika Kepemimpinan Pendidikan Islam di PTKIN: Perspektif antara Teoretis dan Praktis Nida, Sofwatun; Putri Nadha Setyaningrum; Nur Widya Rahmawati; Yasri Mandar
Al-Marsus : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 3 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/al-marsus.v3i2.10217

Abstract

Kepemimpinan berperan penting dalam lembaga pendidikan Islam, termasuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). Penetapan dan pengangkatan rektor/ketua di PTKIN saat ini dilakukan oleh Menteri. Namun, peraturan ini tidak selalu diterima oleh sivitas akademika kampus, dan kenyataannya kepemimpinan PTKIN saat ini masih memiliki beberapa problematika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis masalah yang terjadi dalamepemimpinan di PTKIN. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi pustaka. Data penelitian ini diperoleh dari buku, jurnal, artikel, laporan ilmiah yang sudah ada sebelumnya dan relevan dengan objek kajian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masih terdapat ketidakadilan dalam perekrutan kepemimpinan di PTKIN yang tidak didasarkan pada kualifikasi dan kompetensi. Sehingga masih banyak praktik nepotisme atau hubungan pribadi, yang mengakibatkan masalah internal dan eksternal di kampus. Selain itu, sebagian besar pimpinan PTKIN belum memiliki mindset otonom dan enterpreneurship, terdapat kurangnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana pendidikan yang dapat menimbulkan praktik korupsi dalam kepemimpinan PTKIN. Oleh karena itu, cukup banyak yang belum menerapkan kepemimpinan berdasarkan prinsip-prinsip kepemim-pinan pendidikan Islam.   Abstrack Leadership plays an important role in Islamic educational institutions, including State Islamic Higher Education Institutions (PTKIN). The determination and appointment of rectors or chairpersons in PTKIN are currently carried out by the Minister. However, this regulation is not always accepted by the academic community, and in reality, leadership in PTKIN still faces several problems. This study aims to analyze the issues occurring within the scope of leadership in PTKIN. The research employs a qualitative approach using a literature study method. The data were obtained from books, journals, articles, and scientific reports that have previously been published and are relevant to the object of study. The findings indicate that there is still injustice in the recruitment of leadership in PTKIN, which is not based on qualifications and competencies. As a result, there are many practices of nepotism or personal relationships that lead to internal and external problems within campuses. In addition, most PTKIN leaders do not yet possess an autonomous and entrepreneurial mindset, and there is a lack of transparency and accountability in the management of educational funds, which can give rise to corrupt practices in PTKIN leadership. Therefore, many PTKIN leaders have not yet implemented leadership based on the principles of Islamic educational leadership.