L. K., Geovanny Geraldy
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

TRAGEDI DI KIBROT-TAAWA: TAFSIR SOSIO-EKOLOGI TERHADAP TEKS BILANGAN 11:31-35 SEBAGAI KRITIK TERHADAP PERILAKU KONSUMERISME DAN EKSPLOITASI L. K., Geovanny Geraldy
Jurnal Pendidikan Kristen dan Ilmu Teologi Marturia Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Pendidikan Kristen dan Ilmu Teologi Marturia
Publisher : Marturia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63669/marturia.v5i1.52

Abstract

Artikel ini menganalisis teks Bilangan 11:31-35 dengan pendekatan tafsir sosio-ekologi untuk mengkritik perilaku konsumerisme dan eksploitasi terhadap sumber daya alam. Dalam teks tersebut, orang Israel yang kelaparan di Padang Gurun menginginkan makanan yang lebih baik, yang kemudian diberikan oleh Tuhan berupa burung puyuh. Namun, keinginan mereka yang tidak terkendali mengarah pada kemarahan Tuhan. Penelitian ini menyoroti dampak dari kecenderungan manusia untuk mengkonsumsi secara berlebihan dan mengeksploitasi alam tanpa mempertimbangkan keberlanjutannya. Tafsir sosio-ekologis ini menekankan pentingnya kesadaran terhadap keterikatan manusia dengan alam dan hewan, serta perlunya perubahan paradigma untuk mencegah kerusakan lingkungan. Melalui perspektif ini, teks ini mengajukan kritik terhadap pola pikir manusia sebagai penguasa alam dan mendorong perlindungan terhadap hak hidup makhluk lain.