Farha, Fina Nayla
UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS RENCANA PEMBANGUNAN BENDUNGAN BENER DAN PENAMBANGAN DI DESA WADAS TERHADAP TEORI KONFLIK KARL MARX Farha, Fina Nayla; Anugrah, Restu Tria; Restivalia, Syahwa Putri; Mahbubah, Zaematul; Adani, Salma Putri
IJTIMAIYAH Jurnal Ilmu Sosial dan Budaya Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Prodi Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial FITK UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/ijtimaiyah.v8i2.10477

Abstract

Abstrak.Masyarakat Desa Wadas mayoritas bekerja sebagai petani. Mereka menggunakan produk hasil alam sebagai penunjang kehidupan sehari-hari. Komoditas wilayah Desa Wadas mampu mendorong kesejahteraan ekonomi mereka. Seiring berjalannya waktu, kesejahteraan mereka terusik dengan adanya rencana pembangunan Bendungan Bener yang mengeksploitasi batu andesit dari Desa Wadas. Kondisi itulah memicu timbulnya konflik antara masyarakat sekitar dengan pemerintah dan aparat kepolisian. Tujuan pembahasan ini yaitu untuk mengulas rencana pembagunan serta relevansi permasalahan yang terjadi dengan teori konflik dari Karl Marx. Metode penelitian yang digunakan dalam menganalisis pembahasan yaitu metode deskiptif kualitatif dengan pendekatan study literature. Hasil pembahasan mengenai dua hal pokok, yaitu : (1) Gambaran rencana pembangunan Bendungan Bener dan penambangan batu andesit di Desa Wadas; (2) Relevansi permasalahan yang terjadi dengan teori konflik dari Karl Marx. Manfaat yang mampu diperoleh dalam menganalisis permasalahan tersebut salah satunya yaitu memberikan gambaran terkait dampak dan pengaruh dari adanya pembangunan untuk masyarakat Desa Wadas. Simpulan dari hasil pembahasan ini adalah pembangunan Bendungan Bener menimbulkan pro dan juga kontra antara masyarakat dan pemerintah, serta berpeluang memunculkan kelas-kelas sosial yang dapat dikaji melalui teori konflik Karl Marx.Kata Kunci : Desa Wadas, Pembangunan, Teori Konflik