Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN ANAK USIA REMAJA TENTANG BAHAYA SEKS BEBAS DI SMPN 2 PURWOJATI Nurfajri, Achmad; Netra W, Ikit; Triana, Noor Yuninda
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 5 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v13i4.11550

Abstract

Casual sex is a relationship between two different genders and sexual relations occur without any marriage ties. The aim of this research is to find out the level of knowledge of teenagers regarding the dangers of free sex at SMPN 2 Purwojati. The type of research used is the descriptive method, namely research that aims to present an overview of a phenomenon to describe a number of variables, the approach used is Cross Sectional. The results of the study showed that respondents aged 15 years were (63.1%), most of whom were male, 79 respondents (50.3%) and female (49.7%), most of whom had knowledge about the meaning of casual sex. enough as many as 71 respondents (45,2%). Seks bebas merupakan hubungan antara dua jenis kelamin yang berbeda dan terjadi hubungan seksual tanpa ada ikatan pernikahan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan anak remaja terhadap bahaya seks bebas di SMPN 2 Purwojati. Jenis penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif yaitu penelitian yang bertujuan untuk menyajikan gambaran mengenai suatu fenomena untuk mendeskripsikan sejumlah variabel, pendekatan yang digunakan yaitu Cross Sectional. Hasil penelitian menunjukan bahwa responden berumur 15 tahun sebanyak (63,1%), sebagian besar mempunyai jenis kelamin laki-laki sebanyak 79 responden (50,3%) dan perempuan (49,7%), sebagian besar mempunyai pengetahuan tentang pengertian seks bebas cukup sebanyak 71 responden (45,2%).
Faktor Yang Memengaruhi Kejadian Tuberkulosis (TB) Pada Anak Di Klinik Utama Kesehatan Paru Masyarakat Kabupaten Banyumas Solikhah, Amaliatul; Netra W, Ikit; Wahyu N, Ema
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 4.C (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu penyakit infeksi pada sistem respirasi yang masih menjadi masalah serius dalam masyarakat Indonesia adalah Tuberkulosis Paru (TB paru). Penyakit TB dapat menyerang orang dewasa maupun anak-anak dan sangat mudah ditularkan pada orang lain. Proses perkembangan penyakit TB pada anak dipengaruhi oleh dua faktor risiko yaitu faktor risiko internal dan eksternal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang memengaruhi kejadian Tuberkulosis (TB) pada anak di Klinik Utama Kesehatan Paru Masyarakat Kabupaten Banyumas. Penelitian ini menggunakan jenis kuantitatif dengan desain deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Sampel adalah anak dengan tuberkulosis yang berobat di Klinik Utama Kesehatan Paru Masyarakat Kabupaten Banyumas sebanyak 51 responden dengan teknik total sampling. Alat yang digunakan untuk pengumpulan data adalah lembar kuesioner. Analisis data menggunakan uji distribusi frekuensi. Penelitian ini menunjukkan bahwa faktor yang memengaruhi kejadian TB pada anak sebagian besar laki-laki (66.7%), status gizi yang kurang (58.8%), tidak pernah memiliki riwayat kontak (54.9%), orangtua dengan pendapatan < UMK (62.7%), belum imunisasi BCG (51%). Kesimpulannya adalah faktor yang memengaruhi kejadian Tuberkulosis (TB) pada anak sebagian besar memiliki jenis kelamin laki-laki, status gizi kurang, riwayat imunisasi BCG, paparan asap rokok dan kepadatan hunian.