Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH PENAMBAHAN JAHE DAN DAUN AFRIKA FERMENTASI TERHADAP KETAHANAN TUBUH BROILER Amanda, Ditari
Jurnal Sains dan Teknologi Industri Peternakan Vol 5 No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Program Studi Peternakan Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/jstip.v5i1.1648

Abstract

Penggunaan Antibiotic Growth Promoter, atau AGP, telah dilarang keras dalam budidaya ayam pedaging di beberapa negara. Akibatnya, para ahli sedang mencari cara untuk menggunakan tanaman obat yaitu jahe dan daun afrika sebagai antibiotik dan pemacu pertumbuhan alami ayam pedaging. Flavonoid adalah zat aktif yang berfungsi sebagai AGP. Daun afrika mengandung saponin, tanin, dan flavonoid, yang memiliki sifat antibakteri, antijamur, antidiabetik, antiplasmodial, dan antikarsinogenik. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan jahe dan daun afrika fermentasi terhadap ketahanan tubuh broiler. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan. Masing-masing unit terdiri dari 5 ekor anak ayam sehingga total sebanyak 100 ekor DOC. Adapun perlakuan yaitu A0 (0% jahe dan daun afrika fermentasi), A1(1% jahe dan daun afrika fermentasi), A2(1,5% jahe dan daun afrika fermentasi), A3(2% jahe dan daun afrika fermentasi) dan A4 (2,5% jahe dan daun afrika fermentasi) yang ditambahkan dalam air minum. Parameter yang diukur adalah persentase bobot bursa fabricius, bobot thymus, dan bobot limpa. Hasil yang diperoleh dari penambahan jahe dan daun afrika fermentasi sampai 2,5% dalam air minum tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap persentase bobot bursa fabricius, thymus dan limpa. Dapat disimpulkan bahwa penambahan jahe dan daun afrika fermentasi tidak memberikan efek negatif terhadap persentase bobot bursa fabricius, thymus dan limpa pada ayam broiler.