This Author published in this journals
All Journal J-CEKI
Ahmad Fahru Rozy
UIN RADEN INTAN LAMPUNG

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Kelelahan Emosional Dan Komitmen Organisasional Terhadap Kepuasan Kerja Pada Pegawai Di PLTG MPP Tarahan Lampung Dalam Perspektif Bisnis Islam Liya Ermawati; Ahmad Fahru Rozy; Ghina Ulfa Saefurrohman
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i2.6690

Abstract

Perusahaan bidang penyedia Listrik salah satunya yaitu pembangkit Listrik tenaga gas (PLTG) salah satunya di daerah bandar lampung yang mempunyai peranan penting dan strategis mendistribusikan pasokan listrik di wilayah lampung. berdasarkan survey yang di lakukan PLTG Tarahan Lampung memiliki beberapa kendala dalam kepuasan kerjanya yaitu mengenai gaji di salah satu divisi yaitu maintence yang belum sepenuhnya sesuai dengan waktu dan resiko yang terjadi di lapangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana pengaruh kelelahan emosional dan komitmen organisasional dengan kepuasan kerja pegawai PLTG MPP Tarahan Lampung. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif yang berjenis penelitian deskriptif. Data yang digunakan adalah data primer dengan menyebarkan kuesioner secara online melalui google form. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah para pegawai PLTG MPP Tarahan Lampung Tim Divisi Maintance. Sampel sebanyak 31 orang yang didapat dengan menggunakan rumus sampel jenuh , diambil dengan metode probability sampling yaitu simple random sampling. Analisis data diolah menggunakan SmartPLS versi 4. Hasil penelitian menunjukan bahwa Kelelahan emosional berpengaruh negatif terhadap kepuasan kerja pegawai, Komitmen organisasional berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja pegawai. Dan terakhir Kelelahan Emosional dan Komitmen Organisasional berpengaruh secara tidak simultan terhadap Kepuasan Kerja pada pegawai.