This Author published in this journals
All Journal J-CEKI
Sitti Hajerah Hasyim
Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Makassar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terhadap Motivasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Akuntansi Sulfikaeni Sulfikaeni; Sitti Hajerah Hasyim; Samsinar Samsinar
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i2.6900

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melnganalisis pelngarulhl modell pelmbellajaran inkuliri telrhladap motivasi bellajar siswa kellas XI SMK Nelgelri 1 Makassar. Variabel dalam penelitian ini yaitu model pembelajaran inkuiri sebagai variabel independen (X) dan motivasi belajar sebagai variabel dependen (Y). Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI Akuntansi SMK Negeri 1 Makassar sebanyak 144 orang siswa, sedangkan sampel sebanyak 36 siswa kelas XI Akuntansi 2 dengan menggunakan telknik pulrposivel sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif persentase, analisis regresi linear sederhana, uji korelasi product moment, koefisien determinasi dan uji-t. Berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan maka diperoleh persamaan regresi linear sederhana Y = 8,123 + 0,362X dimana setiap penambahan satu nilai model pembelajaran inkuiri, maka nilai motivasi belajar bertambah sebesar 0,362. Dari hasil analisis product moment menunjukkan nilai koefisien korelasi R = 0,320 yang berada pada interval 0,200 - 0,399 menunjukkan hubungan yang rendah antara model pembelajaran inkuiri terhadap motivasi belajar. Hasil analisis koefisien determinasi pada penelitian ini sebesar 0,102. Hal ini berarti model pembelajaran inkuiri hanya memiliki pengaruh terhadap motivasi belajar pada siswa kelas XI Akuntansi 2 di SMK Negeri 1 Makassar sebesar 10,2%. Dari hasil analisis uji-t diperoleh nilai signifikan 0,037<0,05, dengan demikian hipotesis diterima.