Leni Ariyanti
STIE Pembangunan Tanjungpinang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kontribusi Klaster IKM dalam Meningkatkan Pendapatan Masyarakat di Sentra Kerupuk Ikan Sei Lekop Afriyadi Afriyadi; Leni Ariyanti; Dhea Tiur Syarafina; Irfan Maulana; Lai Sen Mih Mustika Putri; Mohammat Rozaki
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i2.6987

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi Klaster Industri Kecil dan Menengah (IKM) dalam meningkatkan pendapatan masyarakat di Sentra Kerupuk Ikan Sei Lekop. Klaster IKM di Sei Lekop merupakan salah satu contoh keberhasilan pengelolaan industri rumahan yang melibatkan masyarakat lokal dalam proses produksi dan pemasaran kerupuk ikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, melalui wawancara dan observasi terhadap pelaku usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan Klaster IKM berperan penting dalam peningkatan pendapatan masyarakat, baik melalui peningkatan kapasitas produksi, perluasan pasar, maupun pemberdayaan ekonomi lokal.  
Analisis Konflik Mahasiwa yang Mengikuti Organisasi (PIPAKM) Pada STIE Pembangunan Tanjungpinang Riski Tri Noviyani; Respati Ayuning Tyas; Aulia Sakinah Afin; Leni Ariyanti; Amelia Salsabila
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 4 No. 3: Maret 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v4i3.6716

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konflik yang dialami oleh mahasiswa yang mengikuti organisasi PIPAKM di STIE Pembangunan Tanjungpinang. Mahasiswa yang terlibat dalam organisasi sering menghadapi tekanan baik dari tuntutan akademik maupun aktivitas organisasi yang mengarah pada konflik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode wawancara mendalam kepada anggota organisasi PIPAKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama yang mempengaruhi tingkat konflik adalah komunikasi, perbedaan tujuan, interdependensi antaranggota, dan tuntutan peran. Meskipun terjadi ketidaksepakatan, anggota organisasi menyelesaikannya dengan cara yang konstruktif melalui diskusi dan musyawarah. Penelitian ini menyarankan agar PIPAKM terus mengembangkan budaya komunikasi terbuka dan transparan untuk mengurangi potensi konflik serta meningkatkan manajemen waktu dan pengelolaan suasana emosional untuk mendukung keseimbangan antara aktivitas organisasi dan akademik. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan sistem pendampingan bagi mahasiswa yang aktif berorganisasi.