Komarudin Sassi
Institut Agama Islam Al Qur’an Al Ittifaqiah

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Upaya Sistem Pendidikan di China dalam Meningkatkan Human Development Index Muhammad Iqbal Latansa; Komarudin Sassi
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i2.7285

Abstract

Penelitian ini menganalisis upaya sistem pendidikan China dalam meningkatkan Human Development Index (HDI) melalui berbagai kebijakan terutama kebijakan wajib belajar sembilan tahun sebagai landasan utama akses pendidikan untuk tingkat selanjutnya. Reformasi kebijakan ini berhasil meningkatkan rata-rata lama sekolah hingga 9,5 tahun secara nasional termasuk di wilayah pedesaan-terpencil sekalipun. Selain itu, meninjau modernisasi kurikulum pendidikan yang berfokus pada keterampilan abad ke-21 seperti literasi digital, problem-solving, dan berpikir kritis guna membekali peserta didik dalam menghadapi tantangan global. Terbukti di tingkat pendidikan tinggi, melalui inisiatif seperti Proyek 211 dan Proyek 985 mampu mendukung pengembangan universitas unggul, berinovasi, dan meningkatkan jumlah lulusan dengan keterampilan tinggi. Hal ini berdampak positif dalam meningkatkan produktivitas tenaga kerja dan daya saing global sekaligus peningkatan HDI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pendidikan China berhasil meningkatkan HDI melalui pendekatan yang komprehensif dan terintegrasi, mencakup akses, kualitas, dan relevansi pendidikan. Reformasi pendidikan yang terfokus pada pembangunan manusia ini tidak hanya meningkatkan dimensi pendidikan dan peningkatan HDI tetapi juga kesejahteraan masyarakat. Fakta ini menawarkan wawasan berharga bahwa pendidikan merupakan katalisator pembangunan manusia berkelanjutan di berbagai konteks global.
Analisis Komparasi Sistem Pendidikan Indonesia dan Finlandia Sundari Sundari; Komarudin Sassi
Simpati Vol. 2 No. 1 (2024): Januari: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Bahasa
Publisher : CV. Alim's Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/simpati.v2i1.520

Abstract

Education currently occupies a very important position in human development. The quality of the Finnish educational system is interesting to study because its success has been recognized worldwide. This study provides an overview of the comparison of the education systems of the countries of Indonesia and Finnish. The method used in this study is literature study. The results of the study show several differences, (1) Indonesia's educational system is colored by many competitions while Finnish puts forward the principle of equality; (2) Indonesia has a system of failing a grade and student ranking, Finnish has’nt failing a grade and ranking system; (3) Indonesia load learning every week +/- 40 hours, Finnish lessons +/- 30 hours per week; (4) Indonesia learns a lot in class, Finnish puts forward problem solving methods; (5) Indonesia assignments almost become a routine agenda every face to face, Finnish does not burden students with a lot of tasks, (6) Indonesia minimum teacher qualifications D4, Finnish minimum teacher qualifications S2 (Master), (7) Indonesian qualifications students enter basic education for at least 6 years (5.5 years accompanied by written recommendations from professional psychologists), Finnish qualifications for students entering basic education for at least 7 years.