Disiplin merupakan salah satu permasalahan utama di institusi pendidikan, di mana masih terdapat ketidakdisiplinan di sekolah. Manajemen kepala sekolah dan kompetensi guru berperan penting dalam meningkatkan kedisiplinan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh (1) manajemen kepala sekolah terhadap disiplin siswa di SMK NU Ungaran, (2) kompetensi guru terhadap disiplin siswa, dan (3) pengaruh bersama antara manajemen kepala sekolah dan kompetensi guru terhadap disiplin siswa. Penelitian ini menggunakan metode explanatory research dengan responden terdiri dari kepala sekolah, guru, dan siswa. Teknik pengumpulan data melalui studi literatur dan kuesioner, sedangkan analisis data meliputi uji instrumen, uji asumsi klasik, serta uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) manajemen kepala sekolah berpengaruh positif terhadap disiplin siswa dengan korelasi 0,730 dan kontribusi sebesar 67,2%, (2) kompetensi guru berpengaruh positif terhadap disiplin siswa dengan korelasi 0,140 dan kontribusi 58,5%, serta (3) manajemen kepala sekolah dan kompetensi guru secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap disiplin siswa dengan korelasi 0,708 dan kontribusi 70,8%. Hasil penelitian menegaskan bahwa manajemen kepala sekolah dan kompetensi guru merupakan faktor kunci dalam meningkatkan disiplin siswa. Oleh karena itu, kepala sekolah dan guru disarankan untuk terus meningkatkan keterampilan manajerial dan profesionalisme mereka.