Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Politik Gender dalam Tata Kelola Pemerintah Desa Midar Kecamatan Gelumbang Kabupaten Muara Enim Anjeli Permata; Eraskaita Ginting; Reni Apriani
Jurnal Pemerintahan dan Politik Vol. 10 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jpp.v10i3.5441

Abstract

Penelitian bertujuan mengetahui kepemimpinan kepala desa perempuan dalam partisipasi politik dan pengambilan keputusan ditingkat desa serta dukungan masyarakat terhadap kepemimpinan perempuan dalam jabatan kepala Desa Midar. Menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi berkaitan dengan Politik Gender. Data informan dalam penelitian ini  berjumlah 8 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan mampu menjalankan peran strategis dalam tata kelola pemerintahan desa, meskipun masih menghadapi tantangan budaya patriarki. Partisipasi masyarakat, khususnya perempuan, meningkat seiring terbukanya ruang politik yang inklusif. Dukungan terhadap kepala desa perempuan didasarkan pada kinerja, bukan jenis kelamin, yang mencerminkan adanya pergeseran persepsi masyarakat terhadap kepemimpinan berbasis gender.
Komunikasi Pariwisata Pengelola Dalam Membangun Branding Destinasi Wisata Danau Biru Indralaya Ogan Ilir Sumatera Selatan Kepada Wisatawan Nanda Januarti Effendi; Eraskaita Ginting; Sonia Nurprameswari
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komunikasi pariwisata berperan penting dalam memperkenalkan destinasi wisata dan membangun branding yang mampu menciptakan citra positif. Destinasi Wisata Danau Biru Indralaya memiliki potensi wisata yang unik, namun masih menghadapi rendahnya tingkat pengenalan masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis komunikasi pariwisata yang dilakukan oleh pengelola dalam membangun branding destinasi serta mengidentifikasi hambatan yang dihadapi. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap lima orang pengelola dan lima orang wisatawan. Penelitian ini menggunakan Teori Stimulus–Organism–Response (S-O-R) yang dikemukakan oleh Carl I. Hovland, Irving L. Janis, dan Harold H. Kelley. (1953) sebagai landasan analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi pariwisata yang di lakukan oleh pengelola melalui promosi, penyampaian informasi yang jelas, dan pelayanan yang baik menjadi stimulus yang membentuk persepsi wisatawan sehingga menghasilkan respons positif berupa meningkatnya minat berkunjung, terbentuknya citra positif destinasi, serta penyebaran informasi melalui media sosial dan word of mouth. Hambatan yang dihadapi meliputi keterbatasan sumber daya manusia, rendahnya literasi digital sebagian wisatawan, keterbatasan fasilitas pada tahap soft opening, serta persepsi negatif yang berkembang di media sosial.