Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pendampingan Belajar Hitung Cepat Dan Bahasa Inggris Untuk Menciptakan Suasana Belajar Yang Menyenangkan Novi Ismiasih Novi; Shohiyah Shohaba; Muhammad Hafidz; Muhammad Faizin
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 4 No. 2 (2024): April-Juni 2024
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v4i2.698

Abstract

Kegiatan pendampingan belajar hitung cepat dan Bahasa Inggris untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan ini bertujuan untuk mengubah mindset para siswa dengan mengoptimalkan kinerja otak kanan agar tercipta suasana belajar yang menyenangkan. Kegiata ini dilakukan di MI Tarbiyatul Huda Desa Sendangduwur, kecamatan Paciran, kabupaten Lamongan. Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 15 Mei 2024 sampai dengan tanggal 29 Mei 2024. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah Participatory Action Research (PAR), yang memiliki empat tahapan yakni, observasi dan wawancara, perencanaan, tindakan, evaluasi. Pada tahap observasi dan wawancara tim pengabdi melakukan observasi dan wawancara terhadap guru mata pelajaran dan siswa kelas V. Untuk tahap perencanaan tim pengabdi berkoordinasi dengan kepala sekolah, menyusunan materi, membuat jadwal dan menentukan jadwal pelaksanaan. Selanjutnya pada tahap tindakan memberikan ice breaking berupa nyanyi dan game, memberikan tips-tips belajar hitung cepat yang bisa digunakan dalam belajar maupun diterapkan dalam kehidupan sehari. Pada tahap evaluasi tim pengabdi memberikan soal dan wawancara kembali ke siswa. Hasil dari kegiatan pendampingan belajar hitung cepat dan Bahasa Inggris ini adalah pemahaman siswa terhadap trik-trik hitung cepat dan mengingat lebih banyak kosa kata Bahasa Inggris meningkat hal ini dibuktikan dengan mereka bisa mengerjakan soal dan bisa menjawab tebakan yang tim pengabdi tanyakan. Sehingga terdapat kontribusi positif belajar menggunakan jarimatika selain meningkatkan meningkatkan kemampuan numerik, siswa siswa tidak lagi mencari alat atau media untuk berhitung karena cukup dengan menggunakan jari.